PB – Sumatera Utara – Rabu 11/04/2018 Puluhan pemuda yang tergabung dari Aliansi LSM Koalisi Mahasiswa Dan Pemuda Siantar (Kompas) dan Lembaga independen Peduli Aset Negara (Lipan) kembali melakukan aksi unjuk rasa yang ketiga kali nya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan Jendral AH Nasution, Medan, Rabu (11/4/2018).

IMG-20180412-WA0001

Aksi yang dilakukan Kompas dan Lipan masih tetap dalam agenda yang sama yaitu terkait penuntasan sejumlah kasus dugaan korupsi Dirut PDAM Tirtauli Pematangsiantar yang diduga mengendap di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar. Dan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera memeriksa dan memanggil oknum di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar yang diduga membekingi dan mengamankan sejumlah kasus dugaan korupsi Dirut PDAM Tirtauli Pematangsiantar BADRI KALIMANTAN.

Kordinator aksi Junaidi Siregar dalam orasi nya meneriakkan “segera tangkap dan adili Badri Kalimantan”.. Copot oknum di kejari siantar yg diduga membekingi dan mengamankan sejumlah kasus dugaan korupsi” Badri Kalimantan ” Dan pastinya Penegakan supremasi Hukum Di lingkungan Kerja APH KEJARI Pematangsiantar sudah tidak Lagi sesuai dengan fungsi Dan Tupoksi yang semestinya.

Aksi unjuk rasa ini disambut baik oleh kasi intel 1 kejatisu yosgernold tarigan, SH mengatakan bahwa kasus ini memang benar dan akan segera berkordinasi dengan pihak kejari pematangsiantar.

Sebelum membubarkan diri, massa Kompas dan Lipan mengatakan apabila tuntutan mereka tidak segera dipenuhi, minggu depan akan melakukan aksi unjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi dan akan melaporkan ke Komisi Kejaksaan RI sebagai bentuk kepedulian akan mirisnya kondisi Penegakan supremasi Hukum yang sudah menjadi Etos negatife pada masyarakat Kota Pematangsiantar Terkait kasus indikasi KKN di PDAM TIRTAULI.
(TONY/Red)

loading...