PB. Internasional – Keberangkatan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk membawa perusahaan perusahaan dari China untuk kerjasama dengan pihak perusahaan di Indonesia, rupanya diwujudkan dengan perjanjian kesepakatan yang ditandatangani pada Jumat (13/4/18) lalu.

Dalam foto foto yang dibagikan melalui akun milik Kemenko Kemaritiman @kemaritiman, terlihat beberapa nama perusahaan yang terpampang jelas pada sebuah latar belakang panggung yang dipakai untuk melaksanakan penandatanganan kesepakatan.

Dalam pelaksanaan penandatanganan ini, ternyata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong tidak hadir, bahkan ditengarai tidak mengetahui. Hal ini terlihat dari laporan yang ditulis melalui akun @kemaritiman yang meneruskan laporannya ke Thomas Lembong dan BKPM melalui akun mereka @tomlembong dan @bkpm.

Menko Luhut menyaksikan penandatanganan 7 kesepakatan antara perusahaan Indonesia dan Tiongkok di Beijing pada Jumat (13/4). Cc pak .”  tulis @kemaritiman di akun resmi mereka.

Dari penelusuruan ke akun milik Thomas Lembong dan BKPM ternyata kedua akun tersebut ditengarai tidak pernah mengetahui akan adanya MoU tersebut. Karena dari penelusuran sama sekali tidak ada menyinggung soal adanya MoU tersebut. Bahkan postingan dari Kemenko Kemaritiman juga tidak diretweet ataupun tindakan apapun untuk menyebarluaskan terkait dengan adanya penandatanganan kerjasama antara perusahaan Indonesia dan China.

Berikut nama perusahaan yang bekerjasama dan pekerjaan yang akan dilakukan. Namun tidak semua bisa terlihat, terutama pekerjaan dan perusahaan mana saja asal China yang akan bekerjasama.

Perusahaan Indonesia Perusahaan China Jenis Pekerjaan Nilai pekerjaan

PT, Bakrie & Brothers Tbk

 

BYD Auto Industry Co. Ltd (Electric Vehicle Development Ltd) Electric Vehicle Development (tidak ada informasi)
PT. Adhidaya Suprakencana (Mr. Ketjana Widjaya Chairman ) China Gezhouba Group International Engineering co. Ltd

MoU TheTanah Klining Mangkupadi Industrial Park – Kaltara

(Exclusive partnership development and manage tanah kuning industrial park 11.000 Ha

10 Juta Dollar AmerikaSerikat

 

PT. Indonesia Dafeng Heshun Energi Industri (Mr. Ketjana Widjaya Chairman China Gezhouba Group International Engineering co. Ltd  (Mr. Chen Xiaohua Chairman) Framework agreement on EPC/Turn Key Contract Of Kayan Hydropower Project (construction of gravity RCC dam 80 m&500 long) (supply, instalation, test and commisioning 5 turbine 8000MW) construction

11.65 juta Dollar Amerika Serikat

 

PT. dragon Land & PT Arrtu Mega Energie (Mr. Lim Yong President Director)

 

china Gezhouba Group International Engineering co. Ltd (tidak ada informasi) (tidak ada informasi)

PT.Kayak Hydro Energy Mr. Andrew Sabastian Suryali

 

(tidak ada informasi) (tidak ada informasi) (tidak ada informasi)
PT. PLTU Celukan Bawang (Mr. Hendriyanto – Director) (tidak ada informasi) (tidak ada informasi) (tidak ada informasi)

PT. Prime Steel Indonesia (Mr. Hendriyanto President Director)

 

(tidak ada informasi) (tidak ada informasi) (tidak ada informasi)

 

loading...