PB, PAPUA – Setelah melakukan aksi teror terhadap masyarakat Papua, khususnya yang sedang menimba ilmu dan membutuhkan pelayanan kesehatan, dengan membakar sekolah dan rumah sakit yang berada di sekitar wilayah Mimika. gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang kini mengklaim sebagai Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB), kembali melakukan aksi teror kepada para pengajar, khususnya wanita.

Pada tanggal 5 April 2018 lalu, usai melakukan aksi pembakaran, TNPPB mengklaim jika mereka akan terus melakukan aksi terorisme mereka, dengan cara melakukan berbagai macam aksi teror terhadap negara Indonesia. Dengan cara menghancurkan berbagai fasilitas milik Pemerintah Indonesia.

Kini gerakan yang sudah mengeluarkan pernyataan untuk melakukan tindakan militer alias perang terhadap pihak TNI dan Kepolisian, melakukan pemerkosaan terhadap salah seorang guru. Dan tidak tanggung tanggung, enam orang anggota OPM melakukan perbuatan bejadnya terhadap guru tersebut.

Kronologis kejadian berawal dari guru yang berinisial GR ini ditangkap oleh anggota OPM di wilayah Opini, Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, ketika sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi acara upacara adat “Bakar Batu” yang digelar masyarakat Opini, untuk memperingati perpisahan masyarakat Opitawak dengan Banti yang sempat diungsikan oleh TNI Polri beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal, para pelaku pemerkosa sudah diidentifikasi sebagai bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata alias OPM, pada hari Kamis (12 April 2018) lalu.

Pihak TNI dan Kepolisian sudah melakukan evakuasi terhadap 17 orang guru yang bertugas di wilayah Opini, diantaranya 8 perempuan dan 9 pria, menuju Timika, dengan menggunakan helikopter milik PT. Freeport.

Namun TNI dan Kepolisian masih melakukan evakuasi lagi terhadap para guru yang masih berada di wilayah Tembagapura, terutama ketika pihak TNPPB menyatakan akan melakukan perang terhadap anggota TNI dan Kepolisian, melalui akun resmi milik TNPPB di sosial media Youtube, di Markas Kimagi, Distrik Yambi Puncakjay Papua.

(jall)

loading...