PB, LAMPUNG – Sungguh menyedihkan nasib murid-murid siswa siswi SDN 03, Kelurahan Pesisir Tengah, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Sejak bulan Agustus 2017, gedung sekolah yang selama ini mereka pergunakan untuk kegiatan belajar mengajar telah di bongkar oleh Pemerintah Daerah Pesisir Barat. Hingga berita ini diturunkan, para murid SDN 03 belum mendapatkan relokasi untuk gedung baru.

Gedung SDN 03 adalah salah satu gedung bersejarah milik Lampung, karena gedung ini sudah berdiri sejak tahun 1910, bahkan memiliki sertifikat International Organization for Standardization alias ISO yang diperuntukkan bagi sekolah yang memiliki prestasi, baik dari manajemen maupun lingkungan sekolah.

Pihak media yang mencoba untuk mengkonfirmasi, terkait dengan akan dibangunnya gedung pengganti untuk SDN 03, tidak mendapatkan jawaban memuaskan. Karena dari beberapa keterangan yang diberikan ternyata banyak yang tidak tahu lokasi dan kapan akan dibangun.

Saat ini siswa siswi SDN 03 terpaksa harus menumpang belajar di Gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2. Dengan cara mengisi kekosongan waktu jam belajar pada siang hari usai pelajar SMPN 2 selesai.

Bahkan menjelang pelaksanaan Ujian Tengah Semester terlihat pemandangan yang sangat memprihatinkan, ketika sekelompok murid murid SDN 03 terpaksa memenuhi hampir seluruh halaman depan SMPN 2 untuk menyelesaikan ujian mereka.

Hal ini terjadi akibat pintu pintu kelas yang seharusnya bisa dipakai terkunci. Setelah ditelusuri ternyata terjadi miskomunikasi antara pihak SMPN 2 dengan pihak SDN 03.

Wali murid yang mengetahui kejadian tersebut, sudah tentu saja marah. Kemarahan mereka ditujukan kepada Pemkab Pesisir Barat, yang tidak memperdulikan pendidikan anak anak hingga harus menghancurkan sekolah tanpa memberitahukan solusi kepada pihak wali murid dan sekolah.

“Sudah satu tahun tidak ada kabarnya sama sekali akan dibangun dimana pengganti gedung SDN 03,” ujar Dedi Chandra yang juga salah satu wali murid sekaligus alumni sekolah tersebut.

Dari beberapa jawaban yang didapat, lokasi SDN 03 ternyata akan dibangun kantor Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Dedi membenarkan hela tersebut, ” Benar pak, sekolah itu rata dengan tanah karena akan dibangun kantor pemerintah,” ujarnya.

Kondisi ini, menyebabkan pihak wali murid mencoba untuk meminta bantuan kepada seluruh pihak untuk bisa membantu agar Pemerintah Provinsi Lampung dan juga Kementerian Pendidikan untuk bisa ikut membantu para murid murid SDN 03 Pesisir Barat.

Kabar yang cukup membuat warga menjadi prihatin dan miris sekaligus jengkel melihat kondisi para murid yang harus mengerjakan tugas tugas ujian mereka di halaman sekolah SMPN 2 Pesisir Barat, mencoba untuk membantu sekaligus mengkritik pemerintah, baik di daerah maupun di pusat dengan melakukan aksi kumpul koin di Pasar Krui, Pesisir Barat.

(Arman/Monty)

 

loading...