PB, JAWA TIMUR – Maraknya tagar #2019GantiPresiden ternyata bukan hanya isapan jempol belaka, karena dari keterangan masyarakat di daerah lainnya juga ikut merasakan kesulitan perekonomian, bahkan hingga masyarakat Papua juga merasakannya.

“Jangan dibandingkan sama (presiden) Soeharto, lihat waktu presiden kita Pak SBY ekonomi dan lain lain terjaga,masyarkat masih mampu menutupi kebutuhan Rumah tangganya,” ujar pria yang memesan salah satu baju kaos yang dijual secara online melalui sosial media di Situbondo.

Informasi yang diberikan oleh salah satu penjual baju kaos dan mug yang bertuliskan tagar antara #2019GantiPresiden dan tagar #2019TetapJokowi bisa menjadi salah satu ukuran untuk melihat pendapat masyarakat terkait dengan pilpres 2019 nanti.

“Kami memang menjual langsung namun secara online melalui sosial media, pembelinya juga banyak, bahkan dalam satu hari bisa terjual 20 baju kaos yang bertuliskan #2019GantiPresiden, sementara yang #2019TetapJokowi hanya bisa dihitung dengan jari, sangat sedikit,” ujar Umar.

Menurutnya pemesanan di awal awal masih di seputaran wialyah Situbondo, namun kini sudah ada yang memesan dari laur Pulau Jawa, seperti Papua, “Ini juga memperlihatkan kami untuk melihat survey, katakanlah survey sederhana saja,” ujarnya.

Untuk sebuah baju kaos dihargai Rp. 60 ribu sementara untuk mug dijual dengan harga Rp. 35 ribu, dan Umar bersama rekan rekannya, sangat terbantu dalam hal ekonomi terkait dengan penjualan baju kaos, karena menurutnya saat ini kondisi ekonomi mereka sangat turun, jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Namun Umar bersama rekan rekannya tetap tidak ingin mencari untung yang lebih besar hanya karena momen yang sangat tepat untuk menaikkan harga kaos tersebut. “Kami tetap menjualnya dengan keuntungan, namun keuntungan itu tidak seperti bisnis jualan baju kaos, karena kami hanya ingin membantu rekan rekan yang ingin mendapatkannya,” ucapnya kepada media ini.

Para pembeli banyak yang memesan baju kaos yang berwarna hitam dan biru donker, bahkan penjualannya setiap hari meningkat, baik secara online maupun secara langsung.

(Sadam)

loading...