PB –  KOMPAS (Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Siantar) dan LIPAN (Lembaga Independen Peduli Aset Negara) Melakukan Aksinya Kembali Di depan Kantor Polda sumatera utara Jalan Tanjung Morawa Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas. Sekira Pukul 10.00 wib (04/05/2018)

Didalam aksi tersebut dikordinator aksi Junaedi Siregar dan membawa massa 10 orang .

Dalam Orasinya Junaedi Siregar mengatakan ” kapolda segera Usut Tuntas Dugaan korupsi kepala Dinas PUPR Simalungun dan Kapolda segera langsung memeriksanya dugaan korupsi benny Saragih dan segera tangkap Jr Saragih Selaku bupati simalungun yang terkait pemalsuan legalisir ijazahnya ” ucapnya saat orasi

Dalam Tuntutan Kompas dan Lipan yaitu, mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk segera memanggil dan memeriksa kepala dinas Tarukim Kabupaten simalungun T.A 2015 – 2016 Saudara Benny Saragih (saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Simalungun) Terkait Dugaan Korupsi di dinas Tarukim Kabupaten Simalungun pada 7 paket penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum T.A 2015 dengan pagu sebesar Rp 14.104.774.000 Milyar dan 10 paket penyediaan sistem penyediaan air minum pada T.A 2016 dengan pagu Sebesar Rp 11.257.523.000 Milyar yang diduga merugikan uang negara sebesar Rp 2 Milyar serta dugaan pungli yang dilakukan oleh pihak Dinas Tarukim Kabupaten Simalungun dan PDAM TirtaLihou Kabupaten Simalungun Rp 2.600.000/KK untuk pemasangan pipa pada proyek penyedia sistem penyediaan air minum (Spam) di nagori Sillou Butu Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun sebanyak lebih kurang 50 Kk .

Dan meminta kepada Kapolda segera menangkap Jr Saragih terkait Kasus dugaan Pemalsuan Legalisir Ijazah yang diduga melanggar UU No 10 tahun 2016 pasal 184 tentang pemilihan Kepala Daerah ancaman Hukuman 6 Tahun penjara .

Namun Terkait Hal ini Pihak Polda Sumatera Utara Harus benar benar serius menangani kasus tersebut,jangan hanya bisa dibungkam kan saja . (Try/Tony)

loading...