PB –  PEMATANGSIANTAR-SUMUT -POLRESTA dan DISHUB pematang siantar harus bertindak tegas dan tidak menimbulkan asumsi tebang pilih atas keberadaan bus paradep dan intra di pusat kota.

Bus loket paradep yang berada di inti kota dan intra kota pematang siantar sangat mengganggu arus lalu lintas kota pematang siantar seperti amatan reporter (17/05) sekitar pukul 16.00 wib.

Namun meski berada di zona kawasan tertib lalu lintas (KTL), armada pengangkutan ini tak hanya melintas di jalan sutomo dan merdeka dan bus ini menaik turunkan penumpang dengan menggunakan badan jalan dan parkir berlapis sehingga kondisi ini pun menciptakan kemacetan panjang dijalan utama kota Pematangsiantar tersebut.

Dan ada pula tak jarang sesama pengendara yang terimbas macet saling menyalahkan akibat pengusaha yang diduga “kebal hukum”  tersebut dan seperti hari ini.

Lalu kemacetan kembali dipicu aktivitas menaikturunkan penumpang di didepan loket paradep dan intra, yang kerap disebut terminal hantu.

Namun tak hanya paradep saja tetapi juga bus intra yang berada di jalan pattimura kota pematang siantar juga demikian dan meyebabkan efect kemacetan yang sama.

Beberapa pengendara yang terhimbas kemacetan pun di bikin geram dengan ulah nakal pengusaha yang diduga Main mata dengan Petugas ” “oii.. bukan jalan kalian aja ni,memang sok jago intra dan paradep ini bah ” seperti ditirukan pengendara berinisial (ES) yang terjebak macet tersebut.

Namu menanggapi hal tersebut, sekretaris Daerah kota pematang siantar budi utari siregar yang di hubungi terkait kesemrautan itu mengarahkannya kepada Dinas Perhubungan yang saat ini digawangi Esron Sinaga dan kondisi keadaan ini pun turut menurunkan nilai kinerja kapolres pematang siantar di mata masyarakat yang tidak lagi pada tupoksi y as ng semestinya .(TT/red)

loading...