Jakarta, – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur kamis 24/05 Asisten Kejati DKI Jakarta mensosialisasikan quo vadis TP4. Kepalan kejaksaan Negeri Jakarta Timur Teuku Rahman.SH.MH mengatakan Program ini adalah mencegah Korupsi dan Pungli terbentuk quo vadis TP4 DI ini merupakan untuk kerja dan harus koordinasi dibawah kejaksaan agung yang bertanggung jawab untuk mengawal dan mengamankan percepatan pembangunan proyek strategis dan reformasi di bidang Hukum.dalam pembahasan program ini juga Alhamdulillah Hadir semua kasie Kejari Timur Kaaie Pidum Ahmad Muchlis.SH.MH. Kasie Intel Haris Hasbullah.SH.MH.Kasie Datun Basri Harahap.SH.MH.Kasubbin.Sandi.SH.dan juga Plt Kasie Pidsus Dr. Zulkipli.SH.MH ungkap Rahman.

Dan disambung sambutan dari Asisten Intelijen Yulianto.SH.MH mengatakan kalau progam ini langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mengatasi tindak Pidana Korupsi dan Saber Pungli di segala bidang yang khususnya di kejaksaan untuk mengawasinya terlihat lagi kalau program ini sudah mulai diterapkan, pelaksanaan ini tentu untuk prestasi Jaksa sendiri dan saya bangga dikejaksaan Jakarta Timur ini kasie Intel Haris Hasbullah.SH.MH mendapatkan prestasi Nomor 2 Se-jabodetabek, ungkap Yuli,pada hari Kamis 24/05.

Asisten Pengawasan Budi Panjaitan SH.MH untuk menyampaikan sosialisasi quo vadis TP4 DI Kejaksaan RI, dan sambutan asisten pidana Khusus.
Rudi Margono. SH.MH menerangkan tentang apa itu quo vadis TP4 DI itu untuk mencegah dari pada saberpungli dan anti korupsi di segala bidang hukum berbentuk apapun.

Menjadi pengamalan dan ilmu yang dapat kita serap dalam pelaksanaan saber pungli yang diarahkan oleh bapak-bapak asisten dari Kejati, ungkap Teuku.

Setelah selesai Dari sosialisasi quo vadis TP4 DI diaula kejaksaan, Kejari Teuku Rahman.S.H.M.H  juga mengajak untuk mendukung, dan juga memeriah pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta – Palembang (monty)

loading...