PB – Jakarta – Direktur Utama Wika Realty, Agung Salladin (ketiga kiri) dan Direktur Utama PT Jakarta River City, Rizkan Firman (tengah) berpose bersama saat Penandatanganan Perjanjian Kredit (Signing Financial Agreement) antara PT Naratama Sukma Angkasa (NASA) dan AAE System.

Pembangunan proyek mixed use Jakarta River City di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur akan segera dimulai. Proyek ini dikembangkan PT Jakarta River City (JRC) yang merupakan anak usaha dari PT Wika Realty.

Kepastian tersebut setelah PT JRC  mendapatkan penyertaan modal usaha dalam bentuk pinjaman kredit sebesar US$150 Juta dollar atau senilai Rp2 triliun dari AAE System, Inc – AAE System LTD, melalui PT Naratama Sukma Angkasa (NASA) selaku strategic partner dari  JRC dan tercatat sebagai shareholder loan.

AAE System, Inc merupakan perusahaan investasi asal California, Amerika Serikat yang telah menyalurkan bantuan pendanaan di lebih dari 21 negara, termasuk Indonesia.

Dalam penandatanganan Perjanjian Kredit (Signing Financial Agreement) antara PT Naratama Sukma Angkasa (NASA) dan AAE System, Inc dihadiri Business Development AAE System, Inc.  Amir Qoyyum, Sales Promotor AAE System  Agus Syarif Budiman, Direktur Utama PT NASA Andi Wawo Rustam, Direktur Utama Wika Realty Agung Salladin, serta Direktur Utama JRC  Rizkan Firman.

Menurut Andi Wawo Rustam,  pihaknya cukup optimis kerjasama bersama Wika Realty dapat berlanjut di masa mendatang. “Kami sangat yakin jika proyek Jakarta River City dapat berjalan dengan baik,” ujar Andi.

Sementara itu, Agung Salladinmengakui, kerjasama ini merupakan satu langkah awal yang baik bagi Wika Realty. Harapannya, kerjasama serupa dapat terus berlanjut pada pengembangan proyek-proyek berikutnya. Apalagi Wika Realty mengusung sistem open investment untuk beberapa proyek yang dikembangkan, salah satunya proyek mixed use Jakarta River City.

Menurut Amir Qoyyum, kerjasama yang dilakukan pihaknya di Indonesia merupakan yang kedua, sebelumnya juga melakukan kerjasama untuk pembiayaan dalam bidang energy. “Berdasarkan beberapa indikator yang dilihat pihaknya, Ia berharap jika kerjasama lainnya dapat kembali dilakukan,” katanya.

Jakarta River City berlokasi di Jalan MT Haryono, Cawang Jakarta Timur, di atas total lahan seluas 6 hektar. Dengan luas lahan tersebut, Jakarta River City tercatat sebagai satu-satunya proyek terlengkap dan terbesar di koridor CBD MT Haryono. Proyek ini berada persis di sebelah aliran sungai Ciliwung ini nantinya menghimpun satu gedung perkantoran (lowrise) strata tittle, delapan tower apartemen strata tittle serta area komersial.

Menurut Rizkan Firman ,  rencananya juga akan dikembangkan gedung perkantoran di atas lahan seluas 5000 m2 dengan tinggi 7 lantai, dimana 2 lantai pertama merupakan area komersial. Perkantoran ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 36 juta per m2. Sementara untuk apartemen secara keseluruhan totalnya 13 ribu unit. Harganya mulai dari Rp 28 juta per m2 (tipe studio). Sedangkan area komersial dikembangkan di atas lahan seluas 7000 m2 dengan mengusung konsep alfresco dining dan fasilitas Cinema pertama di kawasan MT Haryono.

Rizkan menambahkan, saat ini proses pembangunan Jakarta River City masih dalam tahap pematangan konsep dan pengurusan perizinan. Diharapkan pada kuartal III 2018 sudah mulai dapat dipasarkan untuk perkantoran serta kuartal I 2019 untuk apartemen,” kata Rizkan.

Dari sisi kinerja tahun lalu WR berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp2,5 triliun, sedangkan tahun ini ER menargetkan marketing sales sebesar Rp 4,5 triliun atau tumbuh sekitar 76%. Kontribusi terbesar dari penjualan unit apartemen dan landed house serta bisnis properti investasi yang dimiliki Wika Realty.

Untuk mendukung kinerja tersebut, PT Wika Realty rencananya akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 5 triliun. Dana capex tersebut nantinya akan digunakan untuk investasi tanah, pengembangan dan konstruksi kawasan, serta akuisisi perusahaan.

(Red / sumber : Swa.co.id)

loading...