PB Jakarta : Mengantisipasi peristiwa teror di Surabaya dan Mapolda Riau yang di lakukan oleh orang tidak bertanggung jawab,  Sebagaimana perintah Bapak Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, S.Ik, MH, dalam menyikapi dan mengantisipasi peristiwa tersebut, maka perlunya dilakukan tindakan Kepolisian demi keselamatan Personel dan Mako, yaitu meningkatkan kesiapsiagaan para personil nya serta pengamanan Mako Polres, Polsek dan Pospol, Rabu (30/05/2018).

Menyikapi situasi terkini serta menunjukkan kesiapsiagaan Personil Polsek Metro Tamansari Resor MetroJakarta Barat,  Kapolsek Metro Tamansari Akbp Ruly Indra Wijyanto, S.Ik. Msi, memerintahkan personilnya meningkatkan pengamanan siaga Mako Polsek Metro Tamansari selama 24 jam penuh.

Kapolsek Metro Tamansari menegaskan bahwa Pengamanan Siaga Mako di perlukan untuk menunjukkan bahwa personil Polsek Metro Tamansari selalu siap siaga dalam mengamankan Mako dan personil nya serta selalu siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaan siaga Mako Polsek Metro Tamansari, selain menyiapkan barrier besi di lapisi kawat berduri, portal besi, marka kejut, juga di dukung dengan drum di isi air kemudian di tambahkan karung berisi pasir, penerangan berupa lampu sorot malam dan kamera pengintai (CCTV) sekitar Mako, selain itu di lakukan perimeter pemeriksaan terhadap para pengunjung Polsek Metro Tamansari.

Melakukan pembagian jam tugas kepada para personil agar lebih optimal dalam siaga pam mako, akses keluar masuk menjadi 1 pintu, tidak diperkenankan kendaraan umum sepeda motor masuk Komando, Kecuali dinas dan personil Polsek.

Menempatkan barikade, kun kun dan plang pemberitahuan di depan jaga Mako dengan jarak tertentu sebelum masuk Mako dgn tulisan “Lepas Helm, kacamata, Jaket dan tas atau apa pun yg dibawa” .

Terhadap petugas jaga pam mako tidak di perbolehkan langsung Anggota berhadapan dengan Objek sebelum melepas helm, kacamata, jaket dan Ransel atau barang bawaan apa pun.

Personil siaga pam mako depan, pastikan secara keseluruhan menggunakan Body Vest, Laras Panjang dan Helm weapon kemudian melakukan sterilisasi sekitar lingkungan Mako, baik dalam dan bagian luar agar tidak ada masyarakat umum yang melakukan aktifitas dilingkungan Mako.

Tetap mengutamakan keselamatan Anggota dan semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan YME. Ujar Akbp Ruly Indra Wijayanto Sik, Msi.(Swd /Redaksi)

loading...