PB – Jakarta – Sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Hukum Forum Indonesia Jaya mengaku mendapatkan kuasa dari Bagian Masyarakat Tionghoa NKRI pada hari ini mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma.

Koordinator Tim Hukum Forum Indonesia Jaya, Suhadi melaporkan ke Bareskrim karena Lieus bersama kawan-kawan sudah membawa-bawa nama etnis Tionghoa untuk menyuarakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) cukup untuk satu periode.

“Pernyataan sikap Lieus dan teman-temannya tersebut sama sekali tidak mewakili etnis Tionghoa. Banyak sekali masyarakat Tionghoa yang dikecewakan dengan ini,” tegasnya usai melaporkan di Gedung KKP Jakarta Pusat dalam keterangan ke wartawan, Jumat (08/06).

Waktu Somasi sudah habis dan “Lieus dan 8 orang kawannya tidak ada permintaan minta maaf,

Pada hari ini secara resmi, saya melaporkan saudara lius di Mabes Polri yang berkaitan dengan pernyataan itu. tadi udah kita serahkan flashdisk yang berupa apa data Youtube video yang di mana Di pada waktu itu dia memberikan keterangan persnya. Semua udah di serahkan terus juga ada beberapa media yang juga di mana dia mengatakan bahwa ada pernyataan dari kelompok komunitas Tionghoa #2019 itu tidak memilih Presiden Jokowi. Semua berkas udah kita lampirkan semua ke penyidik.

Kami hanya bisa melaporkan dan kita berharap penegakkan hukum berlaku sesuai dengan sebagaimana mestinya, media online atau media-media yang memberitakan bahwa disitu orang-orang yang keberatan terhadap #2019 ganti presiden itu dianggap sudah makan kuenya dari pemerintahan Jokowi, kita dianggap sebagai bagian dari kekuasaan. Tutup suhadi. (Monty)

loading...