PB JAKARTA – Putra mantan presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa hari lalu mengkritisi kebijakan Jokowi.

Beberapa kritikan tajam terhadap rezim Jokowi tersebut oleh publik dianggap realistis dengan kenyataan saat ini. Adapun beberapa kritikan AHY, antara lain,  rendahnya daya beli masyarakat, kenaikan tarif dasar listrik, berkurangnya lapangan kerja, maraknya tenaga kerja asing, serta revolusi mental.‎‎

Namun sesaat lalu, kritikan pedas tersebut menuai protes keras dari politisi partai Golkar. Politisi yang dimaksud yakni, Mukhamad Misbakhun. Dia tidak habis pikir dengan isi dari pidato  AHY tersebut.‎

Anggota Komisi XI DPR ini bahkan melontarkan kritik balik terhadap putra bungsu Ketua Umum Partai Demokrat ini.
‎‎
Misbakhun menilai pidato AHY itu disampaikan di ruangan yang sangat mewah, sehingga resonansinya tidak sampai ke telinga rakyat miskin di pinggir kota dan pelosok pinggiran wilayah Indonesia yang jauh

‎Misbakhun mengatakan, AHY belum punya nama dalam nomenklatur politik nasional tingkat tinggi. AHY juga belum pantas secara head to head mengkritik Jokowi secara langsung.

“Sebagai pemain baru di panggung politik nasional AHY belum punya nomor punggung. Bukan pemain inti, bukan pula pemain cadangan,” ucap Misbakhun.‎

“Yang sudah konkret baru rekam jejaknya ketika menjalankan tugas sebagai prajurit TNI. Selebihnya di panggung politik, AHY bukan siapa-siapa, miskin prestasi dan masih harus memberikan pembuktian pada partainya,” tutur Misbakhun.‎

Misbakhun bahkan menyinggung soal tingkat penerimaan masyarakat terhadap AHY pada saat Pemilihan Gubernur DKI 2017. Di mana AHY berada di urutan buncit, sehingga langsung kalah di putaran pertama.

“Saran saya, Mas AHY sebaiknya belajar dulu kepada adik kandungnya, Edhi Baskoro Yudhoyono atau Mas Ibas. Bagaimana pun Mas Ibas sudah terbukti dua kali terpilih sebagai anggota DPR dan kini menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR,” kata dia.

Sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Ibas dinilai Misbakhun terlihat lebih mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan fraksi-fraksi lain di DPR. Bahkan, ketika DPR sedang membahas beberapa isu krusial, Ibas sering terlibat langsung.‎

AHY diketahui menyampaikan pidatonya yang berisikan kritikan ke penguasa dengan tema ‘Mendengarkan Suara Rakyat’ di JCC Senayan, Jakarta, pada Sabtu (9/6/2018). (Beby)

loading...