PB – Jakarta – Assosiasi Pengusaha Bumipitera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) menggelar pertemuan bersama Direktur Perlindungan Hortikultura yang diwakili Yanti dan Buyer dari Pakistan .r. Rana serta beberapa asosiasi export import buah dan sayur Indonesia, Kamis (28/6) di ruang rapat Hortikultura Gedung Kementan Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut menghasilkan permintaan barang komiditi buah dan rempah dari Indonesia untuk di eksport ke Pakistan. Permintaan eksport buah-buahan tersebut mencakup : salak, manggis, nanas, pisang, rambutan, buah naga, mangga. Sedangkan permintaan untuk rempah-rempah diantaranya : lada hitam, kayu manis, vanilli, kopi, jahe.

Dewan Pimpinan Wliayah Jawa Tengah ASPRINDO dalam pertemuan tersebut mengutarakan kesiapannya untuk mensupply semua barang yang diminta buyer dari Pakistan serta untuk export ke mancanegara dalam bentuk komoditi fresh dan olahan makanan sesuai yang diinginkan buyer.

Sekjend ASPRINDO, Hasminto Yusuf menegaskan bahwa ASPRINDO harus bisa membangkitkan ekonomi Indonesia. Sedangkan Menurut perwakilan Direktur Kementan mengatakan bahwa export tersebut jangan hanya terpaku ke Pakistan namun juga harus bisa export komiditi ke mancanegara. Dalam hal ini Kementan juga akan membantu memasarkan komiditi-komiditi Indonesia tersebut ke mancanegara.

Usulan wakil Ketua ASPRINDO Jawa tengah oe Ketua ASPRINDO yang diwakili oleh Ketua Anton Suseno dan Sekjend ASPRINDO menyebutkan bahwa ASPRINDO juga harus menindaklanjuti kerjasama dengan Bulog agar ASPRINDO daoat berkontribusi untuk mensupply pengadaan beras ke perum bulog supaya ASPRINDO bisa andil dalam rangka menjaga kestabilan pangan kita terutama beras. (Team Humas)

loading...