PB JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Selasa (3/7). Irwandi ditangkap bersama-bersama dengan Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Menurut juru Bicara KPK, Febri Diansyah, timnya telah mengamankan dua orang kepala daerah di di wilayah paling barat Indonesia ini. kata Febri, total pihak yang diciduk dalam OTT kali ini sebanyak 10 orang.

“KPK melakukan kegiatan penindakan di Aceh dan mengamankan 10 orang, yang terdiri dari dua kepala daerah dan sejumlah pihak non-PNS,” kata Febri di Jakarta, Selasa (3/7) malam.

Febri mengatakan penangkapan terhadap dua kepala daerah itu dilakukan lantaran diduga telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara di tingkat provinsi dan kabupaten di Serambi Mekah.

“Diduga sebelumnya telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di tingkat provinsi dan salah satu Kabupaten di Aceh,” ujarnya.

Menurut Febri, para pihak yang ditangkap dalam operasi senyap kali sudah berada di Polda Aceh untuk menjalani pemeriksaan awal. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diciduk dalam OTT tersebut.

“Tim saat ini telah berada di Polda Aceh dan melakukan pemeriksaan awal,” ujarnya.

Irwandi Yusuf merupakan gubernur Aceh yang menang dalam Pilgub Aceh 2017. Irwandi Yusuf berpasangan dengan Nova Iriansyah.

Irwandi Yusuf juga merupakan Gubernur Aceh di periode sebelumnya ( 2007-2012). Sedangkan Nova Iriansyah merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat dan beberapa partai lainnya, termasuk partai lokal Aceh.

Sementara, Bupati Bener Meriah Ahmadi merupakan kader Partai Golkar. Ia berpasangan dengan Syarkawi saat maju dalam Pilkada Bener Meriah 2017 lalu. (Beby)

loading...