PB JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis tingkat keterpilihan capres petahana Joko Widodo untuk konstalasi pilpres 2019. Ada kejutan besar yang didapat LSI dari penelitian yang menyasar ke kaum terpelajar. Kaum terpelajar yang dimaksud yakni, berpendidikan minimal Sarjana.

LSI mendapatkan hasil bahwa dukungan kaum terpelajar ke Jokowi mengalami penurunan drastis. Menurut peneliti LSI, Adjie Alfaraby, turunnya dukungan kaum terpelajar pada Jokowi bukan semata karena kehadiran Ma’ruf Amin.

Adjie menjelaskan, kalangan terpelajar yang berpendidikan minimal sarjana tidak puas dengan capaian pemerintahan Jokowi selama ini.

“Kalau dilihat alasannya, salah satunya adalah persepsi terhadap kinerja. Tingkat kepuasan kepada Jokowi memang di segmen ini agak kurang,” kata dia di Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Dia mengatakan, ketika kalangan terpelajar tidak terpuaskan, mereka akan cenderung memilih alternatif lainnya. Dalam konteks pilpres 2019 mendatang, alternatif itu direpresentasikan oleh duet pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Adjie mengatakan, kalangan terpelajar memiliki alasan rasional untuk menentukan pilihan, pasalnya, mereka memiliki akses luas terhadap informasi.

Sementara itu, peneliti LSI lainnya, Rully Akbar menambahkan, berkurangnya dukungan kaum terpelajar kepada Jokowi juga merupakan dampak dari pemilihan Ma’ruf Amin sebagai bakal cawapres. Menurut dia, Ma’ruf membuat antipati beberapa pendukung Jokowi. (Beby)‎

loading...