PB – Situbondo terkait Diberitakan dan Viralnya Aksi Demo Pagi Tadi yang menuntut agar dicopotnya Direktur RSUD Besuki Kabupaten Situbondo, Jawa Timur

Hari ini, Kamis (30/08/2018) sekitar pukul 14.30 wit di Salah Satu Ruang Pertemuan Kantor Dinas Kesehatan Situbondo Lantai II ada mutasi besar-besaran dibawah lingkup Dinkes Situbondo, ada 23 Kepala UPT diantaranya Direktur RSUD Besuki dr. Budiono diganti oleh drg. Sugiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Asembagus
Dan Dr. Sudharmono kini menjabat sebagai Direktur RSUD Asembagus yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Puskesmas Panarukan.

Hal inilah tentunya Sangat Membahagiakan bagi Karyawan serta seluruh Tenaga medis terlebih masyarakat sekitar yg ikut mendapatkan imbas dari apa yg dilakukan oleh direktur RSUD Besuki juga ini adalah hasil atas demo tadi pagi.

Baca juga

Diduga Dana Diselewengkan, Karyawan RSUD Besuki Tak Digaji 4 bln, Bupati Langsung Merespon Cepat

 

Pergantian ini langsung di bacakan oleh Bupati Situbondo Dadang Sugiarto, SH di ruang Kantor Dinas Kesehatan di saksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Situbondo dan pejabat-pejabat lainnya sesuai dengan Keputusan Bupati Situbondo Nomor 824/3147/431.303.3/2018 tertanggal 30 Agustus 2018.

Foto : pelantikan Direktur RSUD Besuki yang baru ( dokumen pembawaberita.com)

Kepala dinas kesehatan kab. Situbondo Abu Bakar Abdi saat dimintai keterangan ” Semoga semua yg baru dilantik ini termasuk Direktur RSUD besuki yang baru utamanya bisa mengemban Amanat ini dan mampu mengangkat kesusahan yang dialami masyarakat selama ini,” ucapnya.

Ditemui di Lantai I Janur Sasra Ananda, SE mewakili pejabat DPRD Komisi IV setelah melakukan sidak di RSUD besuki bersama tiga Anggota DPRD Lainnya yaitu Muklis SAg, Samsi ika Sari, M Fikri,
“kami menemukan masalah yang lebih memprihatinkan selain adanya Tunggakan pembayaran kepada Karyawan, Dokter, Tenaga Medis dan juga pencabutan listrik di rs besuki, yaitu dari hasil sidak tadi pagi obat-obatan, Tabung Oksigen dll (seperti Pet, suntikan) di RSUD besuki kosong, lantas bagaimana jika ada pasien Darurat? Ini harus diberikan solusi juga dan menjadi PR bersama, dan setelah tadi kami informasikan tentang temuan-temuan di RSUD besuki, Bupati dan Dinas kesehatan Kab. Situbondo Siap memfasilitasi kekosongan obat-obatan yang diakibatkan kesalahan manajeman oleh direktur sebelumnya. (Umar)

loading...