PB, JAKARTA – Sebagai pendukung Capres dari petahana, Joko Widodo, rupanya membuat Ustad Yusuf Mansur perlu melakukan manuver soal alasannya menjadi pendukung dari Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ustad Yusuf Mansur rupanya tidak mau kalah dengan para pendukung Jokowi lainnya, yang memuja dan menyanjung Jokowi soal perilaku sebagai seorang muslim. Dengan menyebut jika Jokowi setiap bulan tidak pernah meninggalkan kebiasaan untuk puasa Senin-Kamis.

Hingga akhirnya, beberapa media online langsung memuat pernyataan Yusuf Mansur, dan kemudian mulai disebarkan ke berbagai sosial media. Hal ini tentu saja dianggap sebagai taktik untuk menjaring suara pemilih dari umat muslim, yang baru saja menghebohkan dunia dengan kegiatan Reuni Alumni 212 yang mendatangkan jutaan umat muslim di Jakarta.

“Selain alasan kita memilih sesuai dengan arahan dan petunjuk dari para ulama, namun kita juga memilih dengan cara berpikir setelah melihat kondisi negara selama kepemimpinan Jokowi, yang justru banyak tidak berpihak kepada rakyat Indonesia, bukan karena soal puasa (senin-kamis) dan tidak puasa,” ujar Ipung salah satu warga NTB yang juga sebagai anggota komunitas sosmed Twitter, Jempol Rakyat.

Selain alasan yang diungkapkan oleh Ipung, rupanya para netizen mencoba mencari tahu jejak rekam Jokowi soal kebiasaan puasa Senin-Kamis seperti yang diceritakan oleh Yusuf Mansur.

Dan akhirnya ditemukan sebuah berita yang dimuat oleh salah satu media yang menuliskan jika pada suatu acara di sebuah perusahaan otomotif, yang dilaksanakan tepat pada hari senin siang, Jokowi ikut bersantap siang.

Berita tersebut, dibuat oleh media onpine milik Grup Elshinta, dengan judul “Presiden Jokowi Santap Siang Di Kantin PT. Yamaha” dan pada paragraf awal tertulis dengan jelas, jika pada hari Senin (3/12/18) lalu, Jokowi bersantap siang di Kantin PT. Yamaha.

“Sebenarnya tidak perlu untuk memuji secara berlebihan, karena terkesan seperti sedang “cari muka” agar dianggap penting, kalau sudah begini, akibatnya dianggap pembohong nantinya,” ujar Ipung menyesalkan sikap Yusuf Mansur.

(Jall)

loading...