PB, Jakarta – Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI AL (Seskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarullah Octavian, S.T., M.Sc., DESD membuka secara resmi kejuaraan Silat Merpati Putih Pengda DKI Open 2018 di Gelora Seskoal, Cipulir Jakarta, Sabtu (22/12).
Kejuaraan yang digelar selama dua hari ini, (Sabtu dan Ahad) diikuti oleh 713 atlet dari 46 kelompok latihan silat Merpati Putih yang ada di Jakarta, Tangerang, Bogor, Cirebon, Badung Bali dan Mataram NTB.
Dalam amanatnya Danseskoal mengatakan Indonesia sejak dulu dikenal sebagai negara yang memiliki banyak perguruan pencak silat.
Menurut dia, eksistensi seni bela diri tradisional ini hingga kini tidak tergerus oleh zaman serta tidak tergantikan dengan aneka seni bela diri modern.
“Salah satu perguruan bela diri yang masih berjaya di Indonesia adalah
seni bela diri pencak silat Merpati Putih. Ini diharapkan dapat membina para anggotanya agar berkepribadian luhur, berbudi, kuat, harmonis, dinamis serta patriotis,” ujarnya.
Kata Danseskoal, silat Merpati Putih juga akan menumbuhkan sikap, watak dan perilaku rasa jujur, welas asih dan percaya pada diri sendiri.
“Selain itu juga akan lahir keserasian dan keselarasan dalam penampilan sehari-hari serta berkembangnya penghayatan dan pengamalan ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Laksda Amarullah.
Lanjutnya, dengan dilaksanakannya kejuaraan antar kelompok latihan tingkat Nasional Pengda DKI Jakarta Open 2018, diharapkan dapat melahirkan pemuda-pemuda yang berprestasi, semangat, sportif dan memperkuat jalinan silaturahmi serta menjadi insan yang berkepribadian kuat.
Dia berharap silat Merpati Putih dapat terus berkembang dan mewariskan nilai-nilai budaya bangsa yang akan terus menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
Dalam pembukaan kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir PEWARIS dan Piala tetap Danseskoal ini juga dihadiri oleh Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI S.N.B. Hutabarat, M.M.S.
(Enel-Sultra)
loading...