PB, Lumajang – Dikenal memiliki tempat rekreasi berbau alam yg cukup banyak, Kabupaten Lumajang masih menjadi primadona bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berlibur serta menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.
Sebut saja Negeri di atas awan (Puncak B 29) dan Gunung Semeru serta Ranu Kumbolo di Kecamatan Senduro, Coban Sewu yang berada di Kecamatan Pronojiwo, maupun pantai-pantai yang tak kalah menarik di wilayah Kecamatan Pasirian.
Apalagi dengan libur panjang dalam perayaan Natal serta tahun baru kali ini, diprediksi banyak wisatawan yang akan memasuki wilayah Lumajang.
Menanggapi hal ini, Polres Lumajang mulai memperketat kendaraan yang masuk ke wilayah kaki gunung Semeru sejak hari ini Ahad (23/12).
Petugas gabungan dari Sat Lantas dan Sat Sabhara Polres Lumajang serta jajaran Polsek yang tergabung dalam operasi Lilin Semeru 2018 ini menghentikan setiap kendaran yg akan memasuki wilayah Lumajang di Perbatasan wilayah Ranuyoso.
Razia kali ini difokuskan kendaraan box yang diduga membawa barang mencurigakan, maupun kendaraan penumpang serta sajam dan obat obatan terlarang yang berusaha dibawa masuk ke area Kabupaten Lumajang.
Kapolres Lumajang, AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.H., M.M., membenarkan razia ini.
“Memang benar saya instruksikan anggota kami untuk memperketat wilayah perbatasan. Apalagi dengan adanya libur panjang dalam perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, bakalan banyak pendatang dari luar kota yang akan menghabiskan hari liburnya di wilayah kita ini. Kami akan berikan pengamanan ekstra kepada turis lokal maupun mancanegara ini,” tegas pria jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut.
Lanjutnya, libur panjang dalam rangka natal dan tahun baru kali ini, institusi kepolisian Republik Indonesia menerapkan operasi dengan sandi Ops Lilin 2018.
“Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur, Polda Jatim menggelar operasi lilin semeru 2018 mulai tanggal 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019,” pungkasnya.
(Enel-Sultra)
loading...