PB, Jakarta – Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan, distribusi dan stabalitas harga kebutuhan pangan, DPP Asosiasi Pengusaha Bumi Putera Nusantara Indonesia (Asprindo) menguatkan sinergitas dengan Badan Usaha Logistik (Bulog) .
Salah satu bentuk sinergitas itu adalah kemitraan usaha yang bertujuan mendukung program-program strategis Bulog sebagai stabilisator harga pangan utama dan peran komersialnya.
Ketua Umum DPP Asprindo Jose Rizal  kepada pembawaberita.com mengatakan implementasi dari penguatan sinergitas kemitraan usaha itu adalah dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS)/MoU antara Asprindo dan Bulog yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.
“Secara umum pelaksanaan kerjasama usaha ini dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asprindo di setiap Provinsi dengan Divisi Regional (Divre) Bulog setempat,” ujar Jose Rizal, Selasa (1/1).
Lanjutnya, dalam kerja sama usaha itu Asprindo akan menyediakan bahan pangan utama baik sebagai sumber karbohidrat maupun sumber protein bagi Rumah Pangan Kita (RPK).
“Saat ini sudah ada beberapa DPW Asprindo seperti DPW Asprindo Jatim, Jateng, DIY, Jabar dan Papua yang sudah dan segera menandatangani MoU dengan Divre Bulog masing-masing,” sebutnya. Kedepan di tahun 2019 ini selain memantapkan juga melanjutkan pelaksanaan kerjasama usaha dimaksud sehingga semua DPW Asprindo 34 provinsi di Indonesia sudah menandatangani MoU/PKS dengan masing-masing Divre Bulog di daerah masing-masing,” jelas Jose Rizal.
Sebagaimana diketahui lanjut Jose, RPK adalah salah satu model pembangunan yang dikembangkan oleh Bulog dalam rangka menjalankan peran Bulog baik sebagai stabilisator harga pangan utama maupun peran Bulog di bidang komersial selaku BUMN.
“Karena Bulog telah mengembangkan RPK maka kita juga mengimbanginya dengan mendirikan Sahabat RPK yang tujuannya mengakselerasi peran RPK itu sendiri dalam penyediaan bahan pangan utama bagi masyarakat dengan harga memadai,” terangnya.
Jose juga mengatakan untuk mengoptimalkan peran Sahabat RPK, pihaknya akan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di masing-masing desa di seluruh wilayah Indonesia.
Lebih jauh dia menerangkan bahwa kusus dalam pengembangan Sahabat RPK, pihaknya akan membuat  percontohan di beberapa Kabupaten di Jabar diantaranya adalah di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung.
“Masing-masing setidak-tidaknya akan dikembangkan 5 Sahabat RPK (termasuk RPK Bumdes) yang kedepannya RPK-RPK tersebut akan dikembangkan menjadi semacam Warung Asprindo dan Asprindomart,” imbuhnya.
Dia menambahkan capaian yang akan dilakukan oleh Asprindo kerja sama dengan Bulog merupakan tekad dan kontribusi dalam upaya melakukan penyediaan dan distribusi bahan pangan dalam rangka menjaga stabilisasi harga dan akses pangan di masyarakat.
“Juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi di daerah dan di tingkat nasional melalui peran UMKM terutama yang bergerak di sektor pangan dan pertanian,” pungkasnya.
(Enel)
loading...