PB, Lumajang – Kepolisian Resort Lumajang melaksanakan razia di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Lumajang, Senin (7/1).
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban kepada pembawaberita.com mengatakan bahwa razia tersebut digelar usai pelaksanaan upacara bendera.
Lanjutnya, di dalam kelas, para siswa dibariskan dengan rapi di belakang meja masing-masing sambil berdiri dan juga diharuskan untuk membuka tas mereka.
“Selanjutnya anggota menggeledah isi dari barang bawaan yang mereka bawa. mulai dari buku, wadah alat tulis, hingga bekal mereka pun harus dikeluarkan satu persatu,” ujar Kapolres.
Kata dia, kegiatan ini merupakan salah satu tindakan antisipatif para siswa membawa barang yang tidak seharusnya mereka bawa, seperti Narkoba, miras oplosan, senjata tajam, hingga obat-obatan terlarang.
Lebih jauh Kapolres Lumajang menerangkan bahwa razia itu digelar karena pihaknya tidak ingin kecolongan dengan peredaran Narkoba di kalangan pelajar di wilayah Lumajang.
“Penangkapan besar-besaran para pengguna maupun pengedar narkoba di wilayah Lumajang, menyebabkan kekhawatiran kami akan penerus generasi selanjutnya juga akan terdampak. Maka dari itu pihak kami harus melakukan tindakan antisipatif sedini mungkin untuk menghalau peredaran di sekolah-sekolah,” tegas Arsal.
Selain memeriksa terhadap diri dan tas bawaan, pihaknya juga memeriksa kendaraan para siswa yang tidak laik.
“Dalam kegiatan ini, kami lebih menitik beratkan mencari kendaraan yang memasang knalpot brong serta penggunaan ban yang tidak sesuai standar. Kendaraan yang terjaring dicatat selanjutnya pemilik kendaraan dibina oleh pihak sekolah terlebih dahulu. Namun kami sampaikan akan menindak tegas jika di masa mendatang tetap menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar yang berlaku,” jelasnya.
Untuk diketahui, pada hari ini, terdapat 22 sekolah setingkat SMA dan setingkat SMP yang didatangi oleh Polres Lumajang serta Polsek jajaran.
“Nantinya, kegiatan ini terus kami akan laksanakan,” pungkasnya.
(Enel)
loading...