PB, Lumajang – Cukup tingginya angka pencurian terhadap hewan ternak sapi di Lumajang, membuat Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban S.H., S.I.K., M.H., M.M. cukup gusar.
Hal inilah yang membuat Kapolres turun tangan langsung untuk mencari solusi agar kasus pencurian sapi ini dapat ditekan.
Alhasil Kapolres Lumajang beserta rombongan menuju ke Desa Purwosono untuk mengecek pembentukan serta pembangunan ‘Gaster’ pada Selasa (8/1).
Gaster atau Garasi Ternak yang merupakan hasil kreasi dan inovasi warga Desa Purwosono itu dapat menampung ternak hingga 30 ekor sapi di dalamnya.
Hal ini dimaksudkan agar konsentrasi pengamanan terhadap hewan ternak dapat terfokus di satu titik saja.
Program ini diprakarsai oleh Kepala Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Lumajang yang didukung penuh oleh warganya.
Bahkan gaster itu dibangun di atas tanah milik ketua RT yang dihibahkan kepada lingkungan tersebut.
Kepala Desa setempat berharap dengan adanya program Gaster ini dapat menekan angka pencurian sapi di wilayah tersebut.
Pasalnya dalam lingkungan tersebut terdapat sekitar 52 sapi yang dimiliki oleh warga sekitar yang dipelihara di rumahnya masing-masing.
Oleh karenanya dalam tahap pertama  akan dibangun satu Gaster, dan selanjutnya akan dibangun lagi pada tahap kedua setelah tahap pertama selesai.
Dengan adanya program ini secara otomatis akan pula dibentuk Satgas keamanan desa yang tujuannya mengamankan Gaster dan lingkungan sekitarnya.
Kapolres Lumajang yang mendapatkan penjelasan gaster itu secara spontan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pencetus pilot project tersebut.
“Saya sangat yakin dengan terobosan ini, dapat menekan secara signifikan kasus pencurian sapi di wilayah Desa Purwosono. Jika memang proyek ini berhasil, kami akan mendorong kepala desa di wilayah lain untuk membangun Gaster seperti Desa Purwosari,” tegas Arsal.
Sebagaimana diketahui usaha ternak sapi cukup menjanjikan bagi warga Lumajang meskipun kasus pencurian ternak sapi adalah momok bagi mereka yang berminat untuk berusaha ternak sapi tersebut.
(Enel)
loading...