PB, Lumajang – Jajaran Kepolisian Resort Lumajang kembali berhasil membekuk dua pelaku curanmor, Slamet (30) dan Hendik Cahyono (29), Selasa (8/1).
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban mengatakan korbannya adalah ZA (29) warga Dusun Supiturang, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Saat itu kata Kapolres, korban melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya di Mapolsek Pronojiwo.
“Kronologis kejadiannya adalah korban melihat kendaraannya yang diparkir di teras rumah dituntun oleh seseorang ke jalan raya oleh orang yang tidak dikenal, kemudian korban sepontan berteriak maling,” ujar Kapolres kepada pembawaberita.com, melalui Whatsappnya, Rabu (9/1).
Lanjut Arsal, tanpa menunggu lama personil Polsek Pronojiwo yang mendapatkan laporan, bersama korban segera melakukan pengejaran kepada tersangka.
“Setelah sampai di TKP, anggota mencoba menganalisa ke manakah perginya pelaku, ternyata pelaku yang panik langsung tancap gas menaiki kendaraanya sendiri dan meninggalkan kendaraan korban begitu saja sehingga meninggalkan jejak ban di jalanan dan berjalan menyusuri jalanan Dusun Supiturang,” jelas Arsal.
Masih kata Kapolres, kecermatan anggota menelusuri jejak pelaku akhirnya berhasil melihat sebuah sepeda motor yang sedang diparkir di pinggir jalan di Dusun Tegal Salak.
“Ternyata itu kendaraan pelaku yang ditinggalkan pelaku dan pelaku sedang bersembunyi,” jelas Arsal.
Setelah memastikan motor itu adalah milik pelaku kata Arsal, anggota lalu meminta warga di sekitar untuk keluar dan menggerakan warga guna menjaring pelaku agar tidak bisa kabur.
“Alhasil pelaku berhasil ditangkap, warga yang geram ingin menghakimi pelaku di tempat tetapi petugas dengan segera mengamankan pelaku agar tidak diamuk masa,” terangnya.
Kini kata Arsal, pelaku beserta barang buktinya diamankan petugas di Mapolsek Pronojiwo.
“Sudah sering saya katakan tidak ada pelaku yang bisa lebih lihai dari petugas dan setiap kejadian pasti meninggalkan jejak yang dapat digunakan petugas untuk mengungkap tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku kriminalitas,” jelas Kapolres.
Kapolres menambahkan barang bukti diamankan pihaknya yaitu sepeda motor Honda Supra 125 cc bernopol  N 3261 ZG yang diduga sepeda motor hasil kejahatan dan sepeda motor jenis Honda Grand tanpa plat nomor yang merupakan alat tranportasi milik tersangka Slamet.
“Untuknmempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diancam Pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkas Kapolres.
(Enel)
loading...