PB, Semarang – Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum, mengatakan era industri 4.0 merupakan suatu keniscayaan dimana perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi tak mungkin untuk dibendung. 
Lanjutnya, hakekat ancamanpun semakin dinamis dan kompleks, oleh karena itu sebagai pelaku dan pengguna teknologi harus memiliki Skill (kemampuan) dan Speed (kecepatan) agar dapat mengikuti sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk membantu memperudah pelaksanaan tugas.
“Jaringan komunikasi yang sudah tergelar dan terbuka lebar harus bisa diberdayakan secara maksimal untuk memperpendek ruang, jarak dan waktu sehingga informasi yang disajikan selalu valid dan uptodate,” ujar Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum, dalam press releasenya, Jum’at (11/1).
Oleh karena itu kata dia, personel penerangan harus bisa menggunakan kecerdasan intelegensi dan emosionalnya yang dilandasi oleh kemauan agar dapat beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung tugas pokok.
Terlebih menurut Kolonel Zaenuddin,  Pendam merupakan corong Kodam dalam menyampaikan informasi kepada prajurit, PNS dan keluarganya maupun kepada masyarakat luas.
Abituren Akmil 1996 itu juga mengatakan kemampuan (skill) harus terus diasah dan ditingkatkan khususnya dalam hal penguasaan IT (Information Technology).
Karena kata dia, Pendam dalam melaksanakan tugasnya tidak tidak bisa dipisahkan dengan teknologi informasi, mulai dari proses peliputan, publikasi dan dokumentasi.
Harus disadari jelas dia, bahwa melalui teknologi informasilah kita dapat menyajikan informasi yang valid dan uptodate sekaligus dapat memonitor dan menangkal berita yang tidak benar (hoax).
“Bagaimana mungkin kita bisa menyajikan informasi yang valid dan uptodate serta dapat menangkal berita hoax kalau kita sendiri tidak mampu menggunakan teknologi informasi,” tandas Kapendam.
Selain itu menurutnya, kecepatan (speed) sangat diperlukan untuk menangkal hoax yang ditimbulkan oleh pihak-pihak tertentu agar tidak segera memframe opini masyarakat.
(Enel)
loading...