PB, Nunukan –  Tim Gabungan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam bersama Ditreskoba Polda Kaltara kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional.
Kali ini penyelundupan sabu dengan berat ±1 kilogram berhasil diamankan oleh Tim Gabungan di Wilayah perairan Sei Taiwan Kecamatan Sebatik Kabupaten Nunukan pada Ahad 6 Januari lalu.
Selain berhasil mengamankan barang bukti Narkotika jenis sabu seberat + 1 kilogram, Tim Gabungan juga mengamankan 2 WNA asal FIlipina yang membawa Narkotika dan sebuah perahu dengan mesin 15 PK yang digunakan oleh kedua orang tersangka untuk menyelundupkan Narkotika tersebut ke Wilayah Indonesia.
Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam Letkol Inf Fardin Wardhana mengungkapkan kronologis pengungkapan kasus penyelundupan Narkotika jenis sabu ini bermula saat Tim Gabungan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam dibawah pimpinan Pasintel Satgas Pamtas Kapten Inf Setyo Erlang Nugroho bersama Ditreskoba Polda Kaltara dibawah pimpinan Bripka Anang melaksanakan pengendapan di perairan Sei Taiwan Kecamatan Sebatik Nunukan.
“Pengendapan itu sebagai tindak lanjut informasi yang diperoleh dari Satgas Intelijen dan masyarakat. Sekira pukul 06.20 Wita saat Tim Gabungan melaksanakan pengendapan terlihat sebuah perahu yang mencurigakan tanpa identitas berwarna putih melintas dari wilayah Negara Malaysia menuju ke wilayah Negara Indonesia,” ujar Dansatgas dalam keterangan tertulisnya kepada pembawaberita.com, Jum’at (11/1).
Lanjutnya, melihat perahu yang mencurigakan tersebut Tim Gabungan melaksanakan pengejaran, kemudian pada saat dilakukan pengejaran terlihat salah satu orang dari penumpang perahu membuang sebuah bungkusan ke laut.
Selanjutnya Tim Gabungan kata dia, berhasil menghentikan perahu tersebut dan melakukan pemeriksaan serta didapati 2 WNA asal Filipina yang berada di perahu dengan membawa benda yang telah dibuang sebelumnya yang berisi Narkotika jenis sabu seberat ± 1 kg.
“Kedua orang WNA asal Filipina yang berinisial “J” dan “G” tersebut beserta barang bukti Narkotika jenis sabu seberat ± 1 kilogram dibawa menuju ke Makotis Satgas Pamtas Yonif Raider 613/Rja selanjutnya diserahkan kepada pihak Ditreskoba Polda Kaltara untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjutan,” ujarnya lagi.
Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam Letkol Inf Fardin Wardhana menambahkan bahwa upaya penyelundupan Narkotika di jalur perairan Sei Taiwan Kecamatan Sebatik bukan pertama kalinya.
“Keberhasilan pengungkapan kasus ini membuktikan betapa solid dan kompaknya aparat keamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan untuk memberantas peredaran Narkotika yang masuk ke wilayah Negara Indonesia yang dinilai sudah sangat mengkhawatirkan dan dapat merusak generasi bangsa,” jelasnya.
Dari hasil penyidikan tegas Dansatgas, para tersangka merupakan bagian dari jaringan Narkotika antar negara (kurir) yang sering melakukan kegiatan penyelundupan Narkotika ke wilayah Negara Indonesia dan diduga masih adanya upaya dari kelompok/jaringan Narkotika antar negara lainnya yang akan menyelundupkan Narkotika ke wilayah Negara Indonesia.
(Guntur DJ)
loading...