PB, Surakarta  — Tongkat komando Danrem 074/Warastratama beralih dari Brigjen TNI Widi Prasetijono kepada Kolonel Inf Rafael Granada Baay.
Serah terima jabatan tersebut dipimpin oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi di Gedung Warastratama Surakarta, Selasa (15/1).
Brigjen TNI Widi Prasetijono selanjutnya menjabat sebagai Danrem 091/Asn, sedangkan penggantinya, Kolonel Inf Rafael Granada Baay sebelumnya menjabat Danrindam XIV/Hsn.
Pangdam IV/Diponegoro memerintahkan Danrem 074/Warastratama yang baru, agar semakin proaktif mengaktualisasikan peran aplikatifnya bersama-sama aparat Pemda dan Polri serta komponen masyarakat lainnya dalam mewujudkan kondisi aman di masyarakat.
“Cermati setiap perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi, untuk kemudian menemukan formulasi penanganan yang tepat dan proporsional,” ungkap Pangdam.
Pangdam IV/Diponegoro kembali mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI untuk selalu menjaga netralitas pada Pemilu 2019.
“Jangan sampai ada personel yang justru ikut membantu salah satu peserta pemilu,” tegasnya.
Menurut Pangdam netralitas TNI sudah menjadi garis komando dari atas sampai bawah oleh karenanya anggota TNI tidak boleh terlibat dalam proses pemilu, baik saat kampanye atau kegiatan yang lainnya.
“Kami tau masyarakat Indonesia terkenal ramah, gotong royong, dan toleran. Begitu juga masyarakat  Solo, secara khusus mereka juga akan menjaga itu, sehingga dalam situasi dan kondisi apa pun mereka tetap menjaga kebhinekaan dan toleransi karena pemilu hanya sarana atau alat untuk mencapai demokrasi,” katanya.
Pangdam juga menegaskan bahwa pihaknya tetap selalu waspada bukan hanya karena pemilu, tetapi sesuai dengan tugas pokok TNI yang menjaga kedaulatan bangsa dan negara ini.
“Saya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Brigjen TNI Widi Prasetijono beserta isteri atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya dalam membina prajurit dan satuan di wilayah Korem 074/Warastratama selama ini,” pungkas Pangdam IV/Diponegoro.
(Enel)
loading...