PB, JAKARTA – Usai menyampaikan pidato kebangssaan, Prabowo subianto langsung mendapatkan serangan dari para pendukung Jokowi-Ma’ruf. Salah satunya dari mantan peragawati terkenal, Okky Asokawati, yang menyebut pidato Prabowo yang disiarkan oleh stasiun televisi TVOne, rabu (6/1/19), yang menyebutkan jika isi pidato tersebut tidak cocok untuk bangsa Indonesia. Karena menurut Okky terlalu berapi-api tidak mudah dimengerti oleh masyarakat, karena bahasanya bukan “bahasa rakyat”.

Dan tentu saja pernyataan Okky ini langsung mendapat kritikan pedas, dan kali ini, langsung dari Ibu Cawapres Sandiaga Uno, yang biasa dipanggil dengan nama Ibunda Mien Uno. berikut “tamparan” buat Okky dari Ibunda Mien Uno yang dibagikan kepada pemakai sosial media.

Pak Prabowo itu bicara untuk mendidik masyarakat supaya bisa berfikir lebih dalam berbahasa lebih elok dan berkelas!
Dan Sandiaga mendampingi beliau untuk menerjemahkan kepada masyarakat apa yg ada di dalam pemikiran Pak Prabowo sebagai seorang negarawan! Karena Indonesia bukan hanya di huni oleh masyarakat kelas bawah tetapi oleh Rakyat Indonesia yang tinggal di seluruh belahan Dunia. Indonesia itu negara besar yg disorot dunia!

Jika hanya berbicara sederhana tidak perlu seorang presiden ! Cukup seorang Camat Lurah saja. Gaya berbicara Prabowo adalah gaya bicara seorang intelektual yg hobbynya membaca dan belajar! Beliau ingin masyarakat nya menjadi cerdas ! Beliau ingin menularkan kecerdasan beliau kpd masyarakat luas!

Yah beda kelas lah…dulu aku kagum dg Okky Asoka Wati meskipun aku tahu beliau berasal dr Ngawi !( gak perlu diterjemahkan ya) cara bicara Okky itu santun dan berkelas.Tapi sekarang justru mengajak masyarakat untuk menerima kebodohan dan bahkan menjadi bodoh!

Intinya masyarakat tidak perlu belajar berbahasa secara Intelektual ! Karna itu Tidak mudah dimengerti masyarakat! Jadi buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau dgn berbahasa sederhana saja kita sdh bisa jadi presiden!

Itu namanya menurunkan standart Kualitas Intelektual masyarakat Indonesia di mata Dunia…
Apakah kita mau diajak dungu juga?

Mereka sebut Presiden yg “merakyat” padahal sesungguhnya mereka hanya ingin menutupi kebodohan seorang Calon Presiden yg mereka puji2 dan andalkan!

KITA TAK INGIN JADI BANGSA YG DUNGU

KITA INGIN JADI BANGSA YG PINTAR & MAJU

DIMULAI DARI PRESIDEN YG CERDAS & RAJIN BACA BUKU

loading...