PB, JAKARTA – Acara debat pilpres yang akan diselenggarakan oleh KPU rupanya tidak bisa menampung banyaknya peserta, terutama dari para relawan kedua pasangan calon, terutama dari pasangan calon Prabowo-Sandi yang begitu militan dari kaum emak emak.

Dan salah satunya adalah dari kelompok emak emak, yang dikenal dengan nama Partai Emak Emak Pendukung Prabowo Sandi (Pepes). Karenanya mereka membuat acara nonton bareng diantara mereka untuk menyemangati diantara sesama emak emak yang selama ini dikenal oleh warga sebagai pendukung militan Prabowo Sandi.

Rencana nobar tersebut, juga akan dilakukan kegiatan ringan lainnya, berupa lomba diantara mereka dan tentunya akan mendapatkan bingkisan berupa door prize, dan akan dibagikan langsung kepada pemenangnya.

Namun belum juga dimulai para emak emak sudah dibuat resah dengan sebuah pemberitahuan yang disampaikan kepada Ketua Umum Pepes, yang biasa dipanggil dengan nama Swull diakun sosial medianya.

Keresahan tersebut, dikarenakan salah satu peserta acara nobar mendapat telepon yang mengatasnamakan dari anggota Pengawas Pemilu alias panwaslu, agar kegiatan pembagian hadiahnya tidak menempelkan gambar pasangan calon di hadiah yang akan dibagikan.

Hal ini tentu saja menjadi pertanyaan buat para emak emak karena acara tersebut dibuat khusus buat kalangan sendiri, secara tertutup dan bukan untuk pendukung pasangan calon lainnya.

Aneh..dpt TELP dr TIM emak kl Pawaslu nya telp , kl NOBAR ga blh bagi door prize yg ada gambar paslon? Woiii ini NOBARMAK , Internal PEPES ! Bukan kampanye, kok panik gitu sih? ?” tulis Swull melalui akun twitternya, @Swulll.

loading...