PB, Lumajang — Tim Cobra Polres Lumajang berhasil kembali mengungkap tindak pidana perampokan yang terjadi di Desa Bades Kecamatan Pasirian Lumajang yang terjadi pada 8 Desember 2018 lalu.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban kepada pembawaberita.com mengatakan
tersangka perampokan tersebut adalah Kari (47) warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang dan Siapa (35) warga Desa Bagu, Kecamatan Pasirian, Lumajang.
Lanjutnya, Kari berhasil dibekuk oleh Tim Cobra pada Rabu (30/1) lalu sedangkan Siapa masih dalam pengejaran.
“Tersangka Kari telah kami amankan sedangkan Siapa masih dalam pengejaran dan telah kami tetapkan sebagai DPO,” ujar Arsal, Jum’at (1/2).
Kata dia, meskipun pihaknya hanya menangkap salah satu dari pelaku namun pihaknya telah memiliki data lengkap dari tersangka Siapa.
“Saya minta kepada tersangka untuk segera menyerahkan diri sebelum merasakan taring dari Tim Cobra,” harap Arsal.
Kapolres menambahkan, dari tangan Kari pihaknya berhasil mengamankan 1 buah HP yg merupakan barang hasil rampokannya.
“Tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman kurungan maksimal selama 7 tahun penjara,” jelasnya.
Untuk diketahui kronologis perampokan tersebut berawal kedua pelaku menyantroni rumah korban ICF (29) dengan mematikan aliran listrik di rumah korban terlebih dahulu.
Saat korban hendak memasuki rumahnya, 2 pelaku tersebut telah memasuki rumah korban melalui jendela rumah sebelah selatan yang tidak ada kuncinya.
Korban yang terkaget karena anaknya yang masih berumur kurang lebih satu tahun menangis saat lampu tiba-tiba padam sehingga korban mengambil HP untuk digunakan sebagai penerangan.
Saat itulah datang 2 orang pelaku yaitu Siapa dan Kari, dimana Kari mendorong korban ke tempat  tidur sambil mengancam menggunakan senjata tajam.
Sambil mengancam Kari mengeluarkan kalimat agar, korban tidak berteriak sedangkan Siapa memegangi kaki korban.
Pelaku Kari meminta uang kepada korban tetapi korban menjawab tidak mempunyai uang.
Tidak puas dengan jawaban korban pelaku mengobrak-abrik seluruh isi rumah korban untuk menjarah barang berharga milik korban tetapi usaha tersangka tidak membuahkan hasil.
Kemudian pelaku hanya mengambil HP karena tidak menemukan barang berharga lainnya dirumah korban.
(Redaksi)
loading...