PB, Lumajang — Meskipun perayaan natal telah usai, namun kegiatan penjagaan secara ketat oleh Polres Lumajang terhadap gereja-gereja di wilayahnya terus dilakukan.
Hal ini tidak hanya sebatas sebagai tindakan antisipatif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, namun juga merupkan wujud nyata Polri yang siap menjaga serta mengayomi masyarakat tanpa terkecuali
Untuk itu, jajaran Polres Lumajang disebar untuk menjaga kegiatan peribadatan Umat Kristiani yang rutin dilaksanakan setiap hari Ahad tersebut.
Adapun beberapa gereja yang dijaga adalah Gereja Kristus Tuhan Jemaat Halelujah, Gereja GPUDI, Gereja GPIB, Gereja Bethel Indonesia, Gereja Katolik Ratu Damai, Gereja Bethel Tabernakel serta Gereja Injil Sepenuh.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban mengatakan seluruh gereja tersebut dijaga oleh 5 hingga 8 personil Polisi.
Lanjutnya, kegiatan ini adalah wujud nyata pengamanan kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
“Polri adalah institusi yang profesional, maka dari itu kami menjaga masyarakat tanpa pandang bulu. Kami juga bertanggung jawab atas keselamatan jiwa raga dan hak asasi manusia setiap warga negara. Saya berharap kota kita ini terus dalam keadaan kondusif, mengingat tahun ini juga merupakan tahun politik” ujar Arsal yang dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Ahad (3/2).
Sementara itu, Antonius yang merupakan salah satu jemaat Gereja Bethel Indonesia mengungkapkan dirinya merasa terlindungi dengan adanya pengamanan dari pihak Polri.
“Pengamanan seperti ini bukanlah yang pertama kali mereka lakukan kepada gereja kami. Kami sendiri merasa sangat aman serta menjadikan beribadah lebih khidmat. Meskipun kepercayaan kita berbeda, tetapi mereka mengajarkan secara nyata apa yg namanya toleransi,” jelas Antonius.
(Redaksi)
loading...