PB, Lumajang – Jajaran Satresnarkoba Polres Lumajang kembali membekuk seorang warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah Lumajang karena tertangkap tangan memiliki barang haram jenis sabu seberat 0,30 gram.
Tersangka yang diketahui bernama Nanang bin Biarsum, (40) itu ditangkap di Tepi Jalan Dusun Klumprit Desa Sumbersuko Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, Ahad (3/2).
Kepada pembawaberita.com Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban S.H., S.I.K., M.M., M.H., mengakui bahwa peredaran sabu akhir-akhir ini semakin marak dan sangat menghantui masyarakat Lumajang.
“Dari pertama kali saya menjabat sebagai Kapolres Lumajang, sudah sangat berulang kali Satreskoba menagkap pengedar serta pemakai barang haram ini. Saya heran mengapa peredaran barang ini masih bisa masuk ke wilayah hukum Polres Lumajang. Saya berjanji kepolisian akan terus menyelidiki kasus peredaran ini secara mendalam, sehingga bisa menguak sekaligus menangkap kartel narkoba maupun adakah aktor intelektual yang bermain dibelakang kasus ini. Kepolisian sebagai garda terdepan sebagai pemberantas kasus narkoba tak boleh kalah,” tegas Arsal.
Sementara itu Kasat Resnarkoba AKP Priyo Purwandito SH menambahkan
penangkapan terhadap tersangka tanpa perlawanan.
“Tersangka berhasil kami periksa dan didapati barang tersebut dalam penguasaannya lalu tersangka beserta barang bukti kami amankan guna mengorek informasi lebih dalam lagi agar dapat mengungkap sindikat sabu di tempat lainnya,” jelasnya.
Kata dia, pasal yang yang akan dikenakan pada tersangka adalah pasal  112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4  tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit delapan ratus juta rupiah dan paling banyak delapan miliar rupiah,” pungkasnya.
(Redaksi)
loading...