PB, Lumajang — Satgas keamanan yang berada di Desa Wonocempoko Ayu berhasil menjawab ekpektasi tinggi Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.M., M.H.
Pasalnya, satgas yang pembentukannya diinisiasi oleh Kapolres Lumajang ini berhasil menemukan dua ekor sapi warga yang sempat hilang dicuri orang tak dikenal, Ahad (3/2).
Sapi yang ditemukan tersebut adalah milik Kasia (57) Warga Desa Wonocempoko Ayu Kecamatan Senduro.
Kasia sebelumnya telah melaporkan kepada Polsek Senduro bahwa dua sapi miliknya hilang.
Dua sapi tersebut yakni 1 sapi jantan warna merah berumur 1 tahun dan 1 sapi betina warna merah yang masih berumur 5 bulan.
Satgas keamanan desa yang mengetahui kejadian tersebut berinisiatif mencari sapi terlebih dahulu dengan mengikuti jejak kaki sapi yang ditinggalkan serta menyisir perkebunan tebu di Dusun Darungan Desa Besayutalang Kecamatan Senduro.
Benar saja, di areal tersebut ditemukan seekor sapi terperosok di bekas saluran air yang curam sehingga kuat dugaan sapi tersebut ditinggal oleh pencurinya.
Akhirnya satgas tersebut memberi tahu petugas dari Polsek Senduro serta Koramil Senduro yang saat itu juga menyisir tak jauh ditemukanya sapi naas tersebut.
Seusai mengevakuasi sapi tersebut, pencarian sapi yang lain tak dihentikan dan akhirnya, sekira pukul 18.00 WIB petugas gabungan tersebut menemukan sapi yang dicari di kebun tebu desa Kalisemut Kecamatan Padang, Lumajang.
“Tak sia-sia saya membentuk satgas keamanan desa. Berkat kerjasama petugas dari Polsek serta Koramil Senduro, Satgas keamanan Desa Cempoko Ayu ini berhasil menemukan kembali dua ekor sapi yang sempat hilang,” ungkap Arsal.
Meskipun kecewa dengan si pemilik sapi yang tidak mengindahkan himbauan penggunaan rantai sapi, namun Kapolres tetap mengingatkan himbauan itu.
“Saya sudah mengkampanyekan penggunaan rantai sapi sebagai tanggungjawab perorangan. Setiap Kapolsek juga sudah saya himbau agar warganya yang memiliki sapi agar menggunakan terobosan ini. Kedepan nya, saya berharap agar pemilik hewan ternak sapi mengindahkan penggunaan rantai ini. Toh juga untuk kepentingan mereka sendiri,” tutup Arsal.
Sementara itu, Ketua Satgas Keamanan Desa Cempoko Ayu, Bambang, menuturkan bahwa satgasnya berhasil menemukan sapi tersebut berkat solidnya di dalam organisasi tersebut.
“Di sini kami tidak mencari uang, dalam artian kami bergabung di sini atas panggilan dari dalam hati. Kami mengutamakan kebersamaan untuk bersama sama menjaga wilayah kita melalui satgas keamanan desa cempoko ayu ini,” jelas Bambang.
(Enel)
loading...