PB, Jakarta,  — Kader Nasdem Kisman Latumakulita menggugat masa jabatan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Kata Kisman, semestinya masa jabatan Surya Paloh telah berakhir pada 6 Maret 2018 lalu.
Berakhirnya masa jabatan itu kata dia, adalah merujuk pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Nasdem yang mengatur bahwa DPP, mahkamah partai, dan Dewan Pertimbangan Partai dipilih untuk jangka waktu lima tahun.
“Sementara Kakak Surya Paloh telah menjabat sebagai Ketum sejak terpilih dalam Kongres Nasdem pada Februari 2013. Kepemimpinannya kemudian disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM yang saat itu dijabat Amir Syamsudin pada 6 Maret 2013,” ujar Kisman saat ditemui di PN Jakarta Pusat, Rabu (6/2).
Menurut dia, sesuai AD/ART Nasdem itu maka kepengurusan Surya Paloh telah demisioner sejak tanggal 6 Maret 2018 lalu.
“Kalau di internal Nasdem tidak apa-apa, tapi kalau di KPU kan jadi persoalan hukum, maka gugatan ini dilayangkan agar jadi kepastian,” ujar Kisman lagi.
Lebih jauh Kisman mengatakan bahwa sebelumnya dirinya telah mengajukan gugatan kepemimpinan Paloh melalui mekanisme internal mahkamah partai pada 22 Oktober 2018 lalu.
Gugatan itu lanjut dia, telah disidangkan pada 13 November 2018 namun hingga kini, gugatan itu tak kunjung diputuskan.
“Padahal sesuai aturan UU 2/2011 tentang partai politik menyebutkan bahwa mekanisme penyelesaian di mahkamah partai harus diselesaikan dalam jangka waktu 60 hari. Bahkan dalam AD/ART Nasdem diatur 30 hari saja,” bebernya.
“Jadi semua sudah lewat 60 hari dari ketidakpastian. Maka saya cari kepastiannya lewat pengadilan agar publik tidak bertanya-tanya ini sah atau tidak,” terang Kisman.
Kisman juga menegaskan bahwa gugatan terhadap Surya Paloh dilandasi rasa tanggung jawabnya sebagai kader partai sebagaiman dirinya selama ini telah memberikan upaya maksimal untuk mengampanyekan Nasdem.
“Saya pernah tenggelam di laut untuk kampanyekan Nasdem, meyakinkan publik bahwa Nasdem bawa narasi besar untuk melakukan perubahan bangsa ke depan,” jelasnya.
(Redaksi)
loading...