PB, Lumajang –Polres Lumajang mengadakan latihan menembak di Lapangan Tembak Polsek Klakah Ahad (10/2).
Latihan menembak rutin dengan menggunakan senjata laras panjang V2 Sabhara ini diikuti sebanyak satu Pleton Tim Pemburu Begal Polres Lumajang.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP Jauhar Maarif S.Sos., M.Hum ini dibagi menjadi 3 tahap.
Tahap yang pertama adalah pengenalan senjata, mengingat pengenalan senjata sangat penting karena hal tersebut dapat menumbuhkan chemistry antara penembak terhadap senjata yang akan mereka gunakan.
Selanjutnya adalah latihan tembak reaksi dengan jarak 25 meter. Dalam tahap ini, personel dilatih untuk siap melumpuhkan lawan dalam jarak 25 meter dengan reaksi yang cepat menggunakan senjata yang mereka pegang. Penembak harus berlari kearah titik yang ditentukan, yang mana disimulasikan sebagai titik aman dalam menembak target.
Sedangkan untuk tahap terakhir sendiri adalah menembak dengan berbagai gaya (berdiri, jongkok, tiarap) dengan jarak target sejauh 60 meter.
Ketenangan dalam menembak serta fokus terhadap target sasaran sangat mempengaruhi hasil tembakan dari para operator senjata tersebut.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban menerangkan bahwa latihan menembak bagi anggotanya adalah kegiatan rutin pada awal bulan bagi jajaran Polres Lumajang.
“Latihan seperti ini selalu kita lakukan untuk melatih kesiapan personel menghadapi segala kemungkinan terburuk. Meskipun tak selamanya yang kita gunakan adalah jalur kekerasan, namun kesiapan anggota harus selalu kita latih,” ungkap Arsal.
Lebih lanjut, Kapolres Lumajang juga menerangkan bahwa kedepan nya tim pemburu begal akan menggelar simulasi perang kota.
“Tim ini memang kita siapkan untuk mengejar pelaku kriminal jalanan, khususnya para begal. Maka dari itu tim ini juga akan kami bekali perang kota, yang mana tidak menutup kemungkinan para pelaku kejahatan akan mengacaukan wilayah-wilayah ramai di Kota Lumajang,” jelas Arsal.
(Redaksi)
loading...