PB, Keerom — Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi Pos Kotis yang dipimpin oleh Kapten Inf Darul Ulum melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dan menyalurkan bantuan buku serta alat tulis kepada Sekolah Dasar Negeri Soom di Kampung Woslay, Kecamatan Senggi, Keerom, Senin (11/2).
Kegiatan yang merupakan implementasi dari “TNI Kuat Bersama Rakyat” ini diikuti oleh Anggota pos Kotis Senggi bersama masyarakat serta para Guru di sekolah dasar tersebut.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Wrg Letkol Inf. Hendry Ginting mengatakan kegiatan serupa seringkali dilaksanakan oleh pihaknya demi terjaganya jalinan hubungan baik antara TNI dan rakyat.
Kata dia, dalam kegiatan karya bakti kali ini, pihaknya melaksanakan pembersihan di sekitar sekolah.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, anggota Pos Kotis Senggi bisa lebih dekat di hati masyarakat dan bisa menumbuhkan jiwa saling bergotong royong,” ujar Hendry.
Dia berharap, TNI dan masyarakat terus menjalin tali silaturrahmi yang kuat, sehingga kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar terwujud.
Dia juga mengingatkan agar semangat gotong royong dapat dipelihara dan dilestarikan mengingat budaya warisan leluhur ini mulai memudar akibat pengaruh dari budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
“Oleh karena itu kami menggalakkan kembali kegiatan gotong royong di tengah-tengah masyarakat khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya lagi.
Senada dengan itu, Kepala Sekolah SDN Soom, Yusak mengatakan negara pasti aman damai manakala aparat dan masyarakat bersatu bersama.
“Kita harus mempunyai kecintaan kepada negara, bangsa dan agama. Kebersamaan seperti ini merupakan wujud dari kecintaan kita antar sesama umat, Semoga NKRI Aman dan Damai,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga Satgas Yonif 725/Woroagi yang diwakili oleh Kapten Inf Darul Ulum memberikan bantuan berupa buku serta alat tulis kepada Sekolah Dasar Negeri Soom yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah Yusak.
Hal tersebut adalah bentuk kepedulian dari Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725 Woroagi terhadap dunia pendidikan dan keterbatasan alat tulis yang dimiliki para murid di sekolah tersebut.
(Redaksi)
loading...