PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban turun langsung memimpin Tim Cobra menuju sasana tinju ayam di Desa Kedungwringin Dusun Nguter Kecamata Pasirian Kabupaten Lumajang, Senin (11/2).
Diketahui sasana tinju ayam digelar di lahan persawahan warga yang disewa oleh para pelaku kepada pemilik sawah.
Harga sewa yang sepakati Rp 1.250.000,- selama masa taman atau sekitar 4 bulan, tapi baru 10 hari disewa lokasi tersebut sudah tercium aparat kepolisian.
Pemilik lahan, Andre Escobar (37) mengatakan dirinya menyewakan karena hasil sewanya sama dengan hasil panen.
“Daripada saya tanami padi, masih ada resiko gagal panen, lebih baik saya sewakan. Saya tidak tau kalau mau digunakan sabung ayam,”ucap Andre.
Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, menegaskan perjudian sabung ayam sangat berpotensi menciptakan masalah dalam masyarakat.
“Belum lagi tempat sabung ayam ini berdekatan sekali dengan musholah yang notabene adalah tempat ibadah sedangkan di dekatnya tempat ajang perjudian. Kami akan usahakan tidak ada tempat perjudian di Kabupaten Lumajang dengan cara menggrebek lokasi-lokasi perjudian yg ada di Kab Lumajang,” ujar AKBP Muhammad Arsal.
Dia juga berjanji akan menurunkan Tim Cobra untuk mengatasi kasus perjudian sabung ayam.
“Saat ini memang tidak ada yang kami tangkap, tapi setidaknya kehadiran kami disini sebagai wake up call bagi masyarakat agar tidak takut melaporkan kepada Kepolisian. Jangan takut dengan aksi premanisme dari pelaku judi sabung ayam,” tegas Arsal.
Turut mendampingi Kapolres Lumajang antara lain Kepala Tim Cobra sekaligus Kasat Reserse Polres Lumajang AKP Hasran Cobra dan Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin SH.
(Redaksi)
loading...