PB, Lumajang — Tim Cobra Polres Lumajang melakukan olah TKP di lokasi kejadian pemecahan kaca salah satu rumah di Dusun Genteng Desa Condro Kecamatan Pasirian Lumajang.
Menurut hasil gelar perkara yang baru saja kelar malam ini di mana Tim Cobra Polres Lumajang yang diback up dari Jatantras Polda Jawa Timur menyimpulkan bahwa tidak ada unsur teror maupun penembakan di rumah Didik Kuspriyanto.
Kesimpulan itu diambil karena tidak ditemukan selongsong peluru maupun proyektil, melainkanb batu di sekitar pecahan kaca yang diduga dilemparkan dengan menggunakan ketapel ataupun pelontar.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan perkara kali ini diduga ulah oknum iseng dengan menggunakan ketapel dan juga dengan cara melempar sehingga menyebabkan kerugian bagi beberapa orang.
“Ada 4 TKP dalam radius 500 meter yang terjadi dalam waktu yang berdekatan yaitu dalam 6 hari terakhir. Namun hal ini tetap menjadi atensi untuk kami ungkap, karena ulah oknum tidak bertanggung jawab tersebut membuat resah sebagian masyarakat,” ujar Arsal
Adapun 4 kejadian pecah kaca tersebut :
1. Kejadian hari Ahad (10/2) sekira pukul 02.00 WIB, pelaku memecahkan kaca mobil yang sedang diparkir milik Jepri Yohanes.
2. Kejadian hari Rabu (13/2), sekira pukul 03.00 WIB, Etalase BBM Eceran milik Sugianto pecah.
3. Kejadian hari Jum’at (15/2) sekira Pukul 02.50 WIB, kaca rumah bagian depan  Didik Kuspriyanto pecah berlubang.
4. Pecah kaca etalase BBM milik
Sugeng.
(Redaksi)
loading...