PB, Lumajang – Didik Kuspriyanto (69) warga Dusun Genteng Desa Condro Kecamatan Pasirian, Lumajang melaporkan kejadian teror yang menimpanya di Polsek Pasirian, Jum’at (15/2).
Kepada Polisi, Didik mengaku bahwa sekira pukul 02.50 WIB, dirinya dikejutkan suara pecahan kaca rumahnya.
Pada saat itu Didik baru saja selesai buang air kecil di kamar mandi dan hendak kembali tidur namun dirinya dikagetkan adanya suara “pyar” diikuti dengan suara kendaraan ke arah selatan.
Saat itu dirinya mencari sumber suara tetapi tidak menemukan apapun hanya saja pada pagi hari saat Didik membuka korden pintu depan rumahnya, dia menemukan kaca depan rumahnya pecah dengan lubang seperti bekas tembakan.
Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus berikut motif dibalik teror tersebut.
“Apakah ada permasalahan pribadi atau adanya unsur lainnya. Tim Cobra sudah saya perintahkan untuk lakukan olah TKP, dan segera ungkap motifnya,” ujar Arsal
Sementara itu Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin SH menambahkan pihaknya akan menggali informasi dengan mencari saksi apakah ada yang melihat bagaimana kejadian tersebut bisa terjadi.
“Untuk saat ini kami akan berusaha semaksimal mungkin agar korban yaitu Didik tidak was-was akibat adanya teror kepada dirinya. Kami akan akan terjunkan personil untuk mengidentifikasi sekitar rumah pelapor guna menemukan beberapa informasi untuk mengungkap kasus tersebut,” ujarnya
Senada dengan itu Kasat Reskrim Polres Lumajang yang juga Kepala Tim Cobra AKP Hasran menambahkan kejadian teror seperti yang dialami oleh Didik bukan yang pertama kali.
“Saya akan pimpin Tim Cobra untuk mengusut perkara ini,terjadi juga aksi pelemparan di beberapa tempat lain, karena ini bukan pertama kalinya pasti ada motif-motif tersembunyi di balik aksi pelemparan ini. Tim Cobra akan segera mengusut siapa pelaku dibalik terror beberapa hari terakhir ini yang menyebabkan kerugian di beberapa tempat,” tutup Hasran.
(Redaksi)
loading...