PB, Makassar — Kepala Dinas Penerangan Lantamal VI, Kapten Laut (KH) Suparman Sulo mengatakan Foto Laksamana TNI (Anumerta) Raden Eddy (R.E.) Martadinata akan dipajang di Museum Bahari Pangkalan Utama TNI AL VI.

 

Salah satu pejuang yang bergelar Pahlawan Nasional Indonesia ini akan menghiasi dinding museum bersama dengan foto-foto pelaku sejarah TNI AL lainnnya,” ujar Suparman, Sabtu (9/3).

 

Sebagaimana diketahui, Karier Laksamana TNI (Anumerta) R.E. Martadinata di Angkatan Laut cukup mulus, bermula dari BKR-Laut yang dibentuk pada 1945. Beliau berkali-kali memimpin dan turut terlibat dalam aksi militer untuk meredam berbagai pergolakan yang terjadi di Tanah Air selama masa mempertahankan kemerdekaan, hingga menjabat sebagai Menteri/Panglima Angkatan Laut sejak Juli 1959.

 

Dalam riwayat penugasannya, untuk menyambut hari ulang tahun ABRI ke-21, R.E. Martadinata kembali ke Indonesia mendampingi 3 tamu dari Pakistan yaitu Kolonel Laut Maswar bersama istri serta Nyonya Rouf, istri dari Deputi I Kepala Staff Angkatan Laut Pakistan. Pada tanggal 6 Oktober 1966, mereka mengadakan perjalanan menaiki helikopter Alloutte II milik ALRI dengan dikemudikan pilot Letnan Laut Charles Willy Kairupan yang ternyata dalam perjalanan menabrak bukit di Riung Gunung di Jawa Barat.

 

Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh penumpang dan pilot, termasuk LaksamanaTNI R.E. Martadinata. Pemerintah RI menganugerahi gelar Pahlawan Nasional karena pengabdiannya untuk negeri ini.

 

Selain foto R.E. Martadinata sejumlah benda-benda yang dulu pernah digunakan TNI AL di tahun 60-an, seperti teropong dan alat selam akan turut mewarnai meseum Bahari Lantamal VI.

 

(Redaksi)

loading...