PB, Lumajang — Setelah Senin kemarin (11/3), warga Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang digegerkan dengan penemuan sesosok jasad wanita tanpa identitas dan tanpa baju di aliran sungai Menjangan, semalam Tim Identifikasi dari Satreskrim Polres Lumajang bergerak cepat dengan memvisum jasad tersebut di RSUD Haryoto Lumajang.

Diketahui, korban adalah Muliha, perempuan berusia 60 tahun warga Desa Grobogan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang.

 

Keluarga korban yang mengetahui informasi dari media sosial mendatangi RSUD Haryoto Lumajang dan menyatakan kalau itu keluarganya yang hilang beberapa waktu lalu.

 

Keluarga korban yang diwakili oleh Didik Suyanto (46) warga Desa Grobogan Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang selaku anak korban mengatakan bahwa keluarga pertama kali mengetahui dari berita di sosial media ‘Facebook’ bahwa ditemukan jasad wanita tanpa busana di sekitaran Kecamatan Senduro.

 

Keluarga pun langsung mengkroscek kebenaran berita tersebut ke Polsek Senduro.

Bersama petugas, keluargapun diantar ke RSUD Haryoto untuk memastikan korban adalah keluarganya atau bukan karena sejak pagi korban memang langsung dievakuasi ke rumah sakit tersebut.

 

Setelah berada di kamar jenazah, keluargapun langsung membenarkan bahwa jasad yang dimaksud adalah keluarganya.

 

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang sejak pagi memantau secara langsung di rumah sakit tersebut langsung mengembalikan jenazah kepada keluarga setelah pihak keluarga dengan ikhlas menerima musibah tersebut dan tak menuntut pihak manapun.

Sementara itu Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban yang dikonfirmasi melalui sambungan telfon mengatakan bahwa pihak keuarga telah legowo dengan kejadian ini.

 

“Semalam pihak kami yang dipimpin Pak Kasatreskrim langsung mengembalikan jenazah ke keluarga korban setelah keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban. Berdasarkan kesaksian keluarga sendiri, memang korban mengalami gangguan agak pikun, sehingga sejak hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 yang bersangkutan meninggalkan rumah tanpa pamitan. Dan baru kemarin ditemukan meskipun dalam keadaan tak bernyawa. Dari sini saya pastikan tak ada unsur pembunuhan ataupun criminal yang lain yang menjadi penyebab kematian dari korban tersebut,” jelas Arsal.

Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim Polres Lumajang juga menegaskan tidak ditemukannya unsur pembunuhan pada tubuh korban.

 

“Tim kami tadi telah mengidentifikasi tubuh korban, dan tidak ditemukan adanya unsur yang menguatkan bahwa korban meninggal karena pembunuhan. Hanya ada sedikit luka di kepala korban, yang kami tengarai karena benturan dengan batu disungai. Keluarga juga telah ikhlas dengan kepergian korban, jadi kasus ini dapat dihentikan sampai di sini,” tandas pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.

 

(Redaksi)

loading...