PB, Lumajang — Personel Polres Lumajang mengadakan Patroli dengan menggunakan motor maupun mobil patroli, Jum’at malam (15/3).

 

Kegiatan patroli  yang dimulai sekira pukul 21.00 WIB ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban.

 

Arsal Sahban tidak segan memimpin di garis terdepan dengan menggunakan motor trail, diikuti oleh tim Cobra Polres Lumajang.

 

Selain lebih mobile, penggunaan trail dinilai lebih efisien untuk pengejaran jika sewaktu waktu dalam patroli ditemukan tindak kejahatan.

Rute yang diambil sendiri adalah wilayah wilayah yang dinilai masih siaga akan terjadinya tindak pidana kriminalitas berupa begal.

 

Dimulai dari Polres Lumajang, patroli ini mengarah ke selatan yakni ke wilayah Kecamatan Kunir.

 

Mengarah ke wilayah Ringin Tunggal, Kecamatan Kunir yang dikenal daerah kurang penerangan lampu serta melintasi wilayah perkebunan tebu.

 

Memang Kapolres ini dikenal senang blusukan ke daerah rawan, agar masyarakat lebih nyaman untuk melaksanakan aktifitas dimalam hari, bahkan jika masyarakat harus melewati daerah sepi petugas kepolisian telah siap untuk sering melaksanakan patroli di tempat tersebut. Setelah melewati perkebunan tebu, konvoi ini sampai di Kecamatan Kunir.

 

Di wilayah inilah, Kapolres Lumajang disambut dengan adanya satgas kemanan desa. Di setiap perempatan desa, para pemuda yang menggunakan rompi satgas serta memegang senter dan HT tampak berjaga serta menjalankan tugas dari satgas itu sendiri.

 

Selain melaksanakan patroli di malam hari, Kapolres juga akan mengukuhkan dibentuknya Satgas Keamanan Desa Jatirejo, Kecamatan Kunir.

“Untuk mengamankan Lumajang, kami siap untuk tidak tidur. Harapan kami sederhana, ingin menjadikan lumajang menjadi wilayah yang aman dan kondusif. Tidak ada Begal, Pencurian sapi maupun kriminalitas lainnya,” terang Arsal saat pengukuhan Satgas tersebut.

Lebih lanjut, pria yang baru 4 bulan mengemban amanah menjadi Kapolres Lumajang ini mengatakan memberikan ekspektasi tinggi kepada pembentukan satgas tersebut.

 

“Saya merasa sangat senang, pada saat konvoi kami tadi melintasi setiap perempatan jalan, selalu terlihat empat sampai lima orang berjaga dengan menggunakan rompi satgas. Hal ini menunjukan warga memang benar benar memiliki self of bilongging atau rasa memiliki terhadap desanya, sehingga kepedulian sebagai relawan keamanan menjaga keamanan desanya sangat tinggi,” tutup Kapolres.

 

 

(Redaksi)

loading...