PB, Lumajang — Polres Lumajang mengadakan kegiatan lomba pembuatan tahu susu dengan peserta lomba kapolsek jajaran Polres lumajang dan Bhayangkarinya.

 

Lomba dalam rangka memberikan contoh inovasi pengembangan UMKM berupa mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi untuk memberikan nilai tambah itu digelar di Aula Polres Lumajang, Jum’at (22/3).

Dalam kegiatan kali ini melombakan pembuatan susu menjadi tahu, karena banyaknya yang memelihara sapi dilumajang. selain bisa dijual bisa juga di konsumsi sendiri sebagai penambah nilai gizi, karena dari tahu susu tersebut terkandung protein yang tinggi.

Polri tentu sangat peduli dengan kemajuan UMKM masyarakat karena bila kesenjangan ekonomi kecil maka kriminalitas juga akan berkurang.

 

Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban menjelaskan cara pembuatan tahu dengan bahan susu.

 

“Tahu susu ini sebenarnya makanan asli suku duri yang berasal dari Kalosi, Sulawesi Selatan. Di Kalosi Tahu susu ini disebut Dangke. Cara membuatnya dengan mencampur susu sapi atau susu kerbau atau susu kambing dengan beberapa tetes getah pepaya. Karena didalam getah pepaya ada molekul-molekul yang bergerak bebas yang mengikat molekul whey protein yang ada pada susu, sehingga hasilnya terjadi penggumpalan seperti bentuk susu,” ujar Arsal.

 

Lanjut Arsal dalam teori pencegahan kejahatan Social Crime Prevention, melihat kejahatan terjadi karena masalah kemiskinan, masalah kesenjangan ekonomi, maupun masalah pendidikan. sehingga salah satunya untuk mencegah kejahatan adalah dengan membuka lapangan pekerjaan supaya menaikan ekonomi masyarakat.

 

Kata dia, caranya dengan mengembangkan UMKM supaya berinovasi membuat bahan mentah menjadi bahan jadi.

 

“Apa yang kami lakukan bertujuan memberikan Inspirasi bagi masyarakat bahwa banyak hal yang bisa dikembangkan disekitar kita, salah satunya pembuatan tahu dari bahan susu murni ini,” ungkap Arsal lagi.

 

Senada dengan itu Bupati Lumajang H. Toriqul Haq mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Polres Lumajang.

 

“Saya apresiasi inovasi yang dilakukan oleh Polres Lumajang. saya tentu berharap model seperti ini bisa dikembangkan dilumajang. Tahu susu ini sebuah produk unik, mungkin bisa diolah dengan cara berbeda seperti penambahan rempah-rempah tertentu supaya bisa ada ciri khusus dari lumajang,” ungkap Cak Thoriq.

 

Sementara itu Dandim 0821/Lumajang Letkol Infanteri Ahmad Fauzi S.E tidak dapat menyembunyikan kekaguman atas karya para Kapolsek itu.

 

“Saya pernah tugas di sulawesi selatan, tapi baru kali ini saya makan tahu susu. rasanya enak, apalagi yang buatan Kapolres, komposisinya pas antara susu dan getah pepaya sehingga ngga terasai pahit,” ujar Fauzi.

 

Perlu diketahui bahwa lomba pembuatan Tahu susu oleh Polres Lumajang ini merupakan rangkaian kegiatan Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019 yang di ikuti oleh Jajaran TNI, Polri, Pemda, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, KPU, Bawaslu, dan Potensi masyarakat lainnya.

 

 

(Redaksi)

loading...