PB, Lumajang —  Kita ingat beberapa waktu lalu Kapolres Lumajang memimpin langsung penggrebekan maling sapi di Desa Bades Kecamatan Pasirian.

 

Tersangka yang berhasil diamankan ada 1 orang yang sempat bersembunyi di plafon rumahnya yaitu Husnan Fauzi( 35) warga Dusun Kali Kembar Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Ternyata Tim Cobra Polres Lumajang di back up Subsdit III Jatantras Dit Krimum Polda Jawa Timur berhasil menangkap 5 pelaku lainnya dalam aksi pencurian 3 ekor sapi pada hari Kamis dinihari (21/3).

 

Saat ini menyisakan 3 DPO yg masih dalam pengejaran oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Adapun tersangka maling sapi yang sudah ditangkap ada 6 pelaku yaitu ; Husnan Fauzi (35), Tani, alamat dusun kali kembar Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian Lumajang.

Orep (58 ) warga Dusun Kalikembar, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang,  Tingal (49), warga Dusun Kali kembar Desa  Selokanyar Kecamtan Pasirian, Lumajang,  Busiri (35), warga Dusun Krajan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang. Muhammad Andri (25), warga Dusun Rekesan, Desa Bago, kecamatan Pasirian, Lumajang dan Amiri (25), Tani, warga Dusun Keloran Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban saat itu mengatakan akan mengembangkan kasus tersebut untuk menggali informasi apakah ada pelaku lainnya yang turut terlibat dalam aksi pencurian sapi tersebut.

 

”Alhamdulilah kita sudah menangkap kembali 5 orang pelaku yg turut serta dalam aksi pencurian 3 ekor sapi di Desa Bades Pasirian, namun masih tersisa 3 orang lagi yg masih diburon oleh Tim Cobra Polres Lumajang. 5 dari 6 pelaku yang tetangkap terpaksa kami tembak, karena tidak mengindahkan perintah petugas sehingga dapat membahayakan nyawa petugas atau masyarakat lainnya,” terang Arsal.

Kata dia 3 pelaku lainnya masih dalam pengejaran, tapi identitas semuanya sudah diketahui oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Sementara itu Katim Kobra AKP Hasran Cobra juga menambahkan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam terkait 3 orang yang masih dalam pengejaran.

 

“Kami sudah mengantongi data-data tersangka, oleh karena itu percuma bersembunyi karena cepat atau lambat mereka akan tertangkap dan jika mereka masih melakukan tindakakan pelanggaran terhadap hukum maka sanksi lebih berat sudah menanti mereka,”tegas Hasran.

Lanjutnya, dari 9 orang tersangka ada 2 penadah dan ada 7 pelaku langsung. Pelaku Husnan Fauzi yang selalu menjadi penadah atas barang hasil kejahatan dan Pelaku Orip selaku pemilik kandang yang didalam kandang miliknya ditemukan 1 barbuk sapi hasil kejahatan.

Terkait barang hasil kejahatan ini dapat dilakukan penadahan seperti yang terdapat di dalam Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara.

7 pelaku lainnya dincam pidana pencurian dengan pemberatan karena tindak pidana pencurian sapi dilakukan pada malam hari di dalam sebuah rumah tertutup yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan cara merusak/membobol dinding tembok kandang.

 

Mereka diancam pidana penjara paling lama 9 tahun, Pasal 363 ayat 1 ke 1, ke 3, ke 4, ke 5 dan ayat 2 KUHP.

 

(Redaksi)

loading...