PB, Lumajang — Setelah berhasil melakukan pencurian sapi di Desa Bades Kec Pasirian, salah satu dari 9 pelaku tersebut melanjutkan aksi nekatnya dengan mencuri Truk di Dusun Krajan Desa Menampu Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember pada 17 Maret 2019.

Tersangka Busiri (35) warga Dusun Krajan, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang bersama 2 rekannya berhasil mencuri Truk milik Achmad Fadholi (58) warga Dusun Krajan, Desa Menampu, Kecamatan Gemukmas, Jember.

Pelaku berhasil mencuri 1 unit mobil truk yang diparkir di depan rumah korban tanpa sepengetahuan pemilik.

Oleh Polisi mobil curian itu ditemukan mengalami kecelakaan tunggal/menabrak pohon sedangkan pelakunya melarikan diri.

Alhasil pelaku ditangkap di rumahnya dalam keadaan terluka patah kaki kiri akibat kecelakaan tunggal saat membawa mobil hasil kejahatannya.

 

Tim Cobra menangkap pelaku karena tersangkut kelompok jaringan pencurian sapi yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban mengatakan bahwa trrsangka merupakan salah satu komplotan pencurian sapi di Lumajang.

 

“Memang benar sewaktu penangkapan sapi di Desa Bades kami berhasil menangkap 1 orang tersangka. Namun dari hasil pengembangan ternyata ada 9 orang tersangka yg melakukan pencurian tersebut dan salah satunya si Busiri ini. Kami mendapat informasi dirinya juga pernah melakukan pencurian truk Tkp Jember dan berhasil kabur setelah truk yang dia bawa rusak berat akibat kecelakaan tunggal yakni menabrak pohon. Pelaku telah diamankan di Polres Lumajang guna pemeriksaan lebih lanjut karena tersangka masih ada sangkut pautnya terkait pencurian sapi di Desa Bades Kecamatan Pasirian,” terang Arsal.

Sementara itu Katim Cobra AKP Hasran Cobra menambahkan bahwa pihaknya dapat mengamankan tersangka dengan mudah setelah melihat keadaannya yang mengalami patah kaki.

 

“Dan berdasarkan pengembangan selain kasus pencurian truk tersangka juga terjerat kasus pencurian sapi. Oleh karena itu Tsk kami amankan di Mapolres Lumajang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Hasran.

 

Dia menambahkan bahwa tersangka diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman kurungan selama 5 tahun penjara.

 

 

(Redaksi)

loading...