PB, Tarakan — Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan perubahan dunia yang berlangsung cepat belum diimbangi dengan kesiapan manusia menerima perubahan tersebut sehingga memunculkan sikap kontraproduktif.

 

Untuk itu dirinya menginspirasi agar masyarakat Kaltara harus dapat menerima konsekwensi perubahan yang berlangsung cepat itu.

 

Sebagai bentuk nyata dari inspirasi tersebut, selaku Gubernur dirinya memberikan pelatihan Kewirausahaan Berbasis e-Commerce bagi para Wirausaha Pemula (WUP).

 

Pelatihan tersebut digelar oleh Pemerintah Provinsi Kaltara di Gedung Pertemuan Lantai 4 Rektorat Universitas Borneo Tarakan, Senin (25/3).

“Wirausaha muda harus paham apa itu e-commerce. Karena sekarang, semua lini sudah menggunakan teknologi,” kata Irianto.

 

Lanjutnya, sebagai wirausaha muda teknologi adalah hal yang mutlak dikuasai selain mental yang tidak mudah menyerah.

 

“Jadilah seperti Jack Ma atau Ma Lun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu, namun karena kerja kerasnya yang tak mudah menyerah, disertai dengan pemikirannya yang penuh inovasi, sekarang dia menjadi salah satu orang terkaya di dunia,” ujarnya lagi.

 

Olehnya itu Gubernur mendorong agar pemuda Kaltara dapat melakukan hal tersebut karena merupakan kunci keberhasilan di dunia usaha.

 

“Sebelum beranjak jauh, kita harus memahami definisi kewirausahaan. Definisinya banyak sekali, tapi pada intinya berciri aktif dan memiliki upaya untuk aktif menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak,” terangnya.

 

Dia juga mengingatkan bahwa wirausaha yang berhasil sejatinya mampu mempekerjakan ratusan hingga ribuan orang.

 

“Kewirausahaan juga memiliki usaha yang dinamis,” tegasnya.

 

Gubernur juga mengatakan bahwa perilaku wirausaha bisa diterapkan di semua sektor kehidupan walaupun memerlukan proses.

“Tak bisa dihasilkan secara instan. Jadi, penting untuk mengingat proses,” imbuhnya.

 

“Allah SWT juga sudah mengingatkan kita agar menghargai waktu. Di dalam dunia wirausaha, waktu itu adalah uang atau manfaat. Untuk berwirausaha, orang harus menerapkan secara total apa yang menjadi prinsip dan ciri-ciri wirausaha. Salah satunya, self discipline,” jelasnya.

 

Menurutnya keberhasilan dalam dunia usaha juga ditebtukan oleh niat yang kuat dan tulus untuk menghadapi segala resiko dan tantangan yang ada, kejujuran serta bagaimana memasarkan produk.

 

“Salah satunya melalui e-Commerce. Ini dilakukan untuk penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran barang dan jasa yang mengandalkan sistem elektronik. Dalam pelaksanaannya, pelaku usaha harus mengetahui marketplace-nya. Situs marketplace ini, adalah perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya. Dalam artian, situs ini menjadi pihak ketiga dalam transaksi online,” bebernya.

Dia berharap pengusaha muda Kaltara mampu memasarkan produk lokal untuk memajukan perekonomian Kaltara ke depan.

 

(Daksan)

loading...