PB, Lumajang — Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban merilis foto 3 daftar pencarian orang (DPO) tersangka pencurian sapi di Desa Bades Kec Pasirian, Lumajang.

“Mereka adalah Ainul Ha’is (23) warga Dusun Karangjati Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh, Lumajang, Neran (34) warga Dusun Timursawah Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh, Lumajang dan Nesap (45) warga Dusun Rekesan Desa Bago Kec Pasirian Kabupaten Lumajang,” ujar Arsal kepada pembawaberita.com melalui Whatsappnya, Kamis (11/4).

Kapolres Lumajang menerangkan bahwa berdasarkan hasil pengembangan kasus yang didalami pihaknya didapatkan bahwa total pelaku ada 9 orang.

Diantara ke 9 pelaku tersebut kata dia, 6 orang tersangka sudah tertangkap atas nama Husnan Fauzi (35), Orep (58), Tingal (49), Busiri (35), Muhammad Andri (25) dan Amiri (25).

Untuk itu dirinya menghimbau masyarakat untuk melaporkan kepada pihaknya bila melihat ataupun mengetahui keberadaan tiga DPO tersebut.

“Saya minta kepada masyarakat apabila melihat ketiga pelaku tersebut agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau hubungi Katim Cobra AKP Hasran Cobra dengan nomor Hp 081235550287. Ketiganya masuk dalam daftar DPO kami, yang merupakan sindikat pencurian sapi. Sedangkan ke 6 tersangka lainnya sudah tertangkap,” terang Arsal.

“Saya himbau kepada para pelaku yang masih belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri. Saya akan perintahkan Tim Cobra untuk menghantui kalian selama kalian tidak menyerahkan diri. Hidup kalian tidak akan tenang karena dipenuhi rasa kecemasan dan was-was. Segeralah menyerahkan diri untuk segera menjalani sisa hukuman dan setelah bebas dapat menjalani kehidupan yang lebih baik lagi kedepannya,” imbuh Arsal.

Sebagaimana diketahui ketiganya terlibat pencurian tiga ekor sapi milik Sukir, warga Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang terjadi pada 28 Februari 2019 lalu.

Selanjutnya sapi tersebut dibawa dari Desa Bades sampai ke Desa Selok Anyar sejauh kurang lebih 10 km kemudian dimasukan kedalam kandang milik Husni dan Orep.

Saat itu pengungkapannya sangat dramatis karena Tim Cobra melibatkan Drone dan anjing pelacak.

Bahkan salah seorang tersangka bersembunyi di plafon rumahnya dan berhasil diamankan oleh Tim Cobra Polres Lumajang dengan timah panas petugas karena diindikasi membawa Clurit dan bondet (sejenis bom ikan).

 

(Redaksi)

loading...