PB, Jakarta — Akhirnya KECURIGAAN banyak orang terutama dari kubu 02 bukan isapan jempol. PEMILU dan PILPRES menuju kecurangan mulai terkuak dengan jelas. Contoh kasus di Malaysia saat ini. Dimana surat suara ditemukan berkantong-kantong sudah TERCOBLOS untuk PILPRES 01 Jokowi Makruf dan PILEK tercoblos PARTAI NASDEM dengan CALEG DAVIN KIRANA anaknya RUSDI KIRANA (DUBES MALAYSIA dan PEMILIK LION AIR GROUP).

Betapa akan kacaunya PILPRES dan PEMILU 17 April nanti kalau praktek KECURANGAN seperti ini dilakukan secara masif dan terang-terangan di semua lini. Memaksa kehendak HARUS MENANG dengan melakukan berbagai macam cara. Halal Haram Hantam. Masihkan kita akan percaya bahwa PEMILU dan PILPRES nanti bisa JURDIL …?

PEMILU dan PILPRES di Malaysia akan dilaksanakan hari Ahad 14 April nanti tapi surat suara udah tercoblos 01 dan Partai Nasdem caleg nomor 2 anaknya Duta Besar Malaysia. Ini harus ditindak oleh pemerintah Indonesia. Bahkan pemerintah Malaysia juga harus menindak ini karena itu kejadian di wilayah Malaysia.

Jangan hanya TKI dan TKW yang berbuat pidana berupa mencuri ditindak dengan hukum Malaysia. Mencuri suara seperti ini juga HARUS dikenakan pidana POTONG TANGAN atau sesuai undang-undang yang berlaku di Malaysia. Tidak mustahil di negara-negara lain juga akan mengalami hal yang sama seperti di Malaysia.

Koq bisa terungkap KECURANGAN ini? Kalau bisa berandai-andai dan menebak-nebak bahwa kenapa bisa terungkap … boleh jadi pelaku pelaksana yang mencoblos itu belum dapat UANG KEROHIMANNYA atau UANG SAWERANNYA dari hasil kerjanya. Padahal PEMILU dan PILPRES makin dekat. Kwatir gak kebagian tapi udah dihantui dosa yang begitu besar maka lebih baik bernyanyi diam-diam agar terungkap KEJAHATAN BEJAD ini. Itu baru nama TUKANG TIPU DITIPU.

Siapa yang bertanggung jawab akan hal ini ….? Sudah pasti TELUNJUK akan mengarah pada DUTA BESAR MALAYSIA yakni RUSDI KIRANA. Itu dikarenakan anaknya namanya juga dibawa-bawa. Rusdi Kirana HARUS dikenakan hukum sesuai hukum Malaysia yakni HUKUM MATI karena kejahatannya melebihi membawa kokain satu kilogram. Kalau kokain bisa membunuh satu dua orang. Tapi kejahatan ini bisa membunuh bangsa dan negaranya.

Kita ingin melihat apa tindakan PANWASLU, BAWASLU dan KPU akan kasus ini. Diamkah mereka atau ada tindakan hukum buat pelakunya …? Mau lihat kejujuran mereka. Atau mereka juga bagian dari SINDIKAT ini mau memenangkan 01 dengan cara HARUS CURANG.

Hanya kepada Allah jualah.kita berserah.diri.

Wallahu A’lam …..

Oleh : MOH. NAUFAL DUNGGIO

loading...