PB, Lumajang — Polres Lumajang yang dipimpin Kapolres Lumajang beserta jajaran Kodim 082/Lumajang yang di pimpin Dandim 0821/Lumajang melaksanakan patroli bersama, menjelang Pemilu 2109, Ahad (14/4).

 

Tujuan patroli bersama TNI-Polri dimasa tenang saat ini adalah untuk menjamin keamanan pesta demokrasi rakyat yang sebentar lagi mencapai titik puncak pada tanggal 17 April 2019.

Patroli bersama kali ini dilaksanakan dengan dua jadwal yakni saat sore hari dan malam hari.

Rute-rute yang dilalui dalam patroli bersama pada 15.30 yakni wilayah kota menuju pinggiran yakni wilayah kota menuju Wonerjo dilanjutkan ke Kedungjajang – Pasar Randuagung – Stasiun Klakah dan Warung Brasil Klakah.

Sedangkan Patroli bersama malam hari berlangsung pada 18.30 dan bergerak sebaliknya yakni dari pinggiran ke kota dengan rute sebagai berikut ; Kecamatan Klakah menuju Kedungjajang dilanjutkan ke Wonerjo dan memasuki wilayah sekitaran kota lalu berhenti di Alun-Alun Kabupaten Lumajang.

Antisipasi kerawanan menjelang detik-detik pemilu 2019 sangat diperlukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa TNI dan Polri siap untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sampai ke TPS.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan pihaknya beserta jajaran telah siap untuk mengamankan jalannya pemilu 2019.

 

“Selain pengamanan di TPS kami juga akan rutin lakukan patroli bersama untuk mencegah potensi-potensi gangguan yang bisa saja terjadi. Saya tegaskan kembali bahwa Polri akan memberikan rasa aman kepada masyarakat agar mereka dapat menyalurkan hak pilihnya kepada pemimpin yang mereka kehendaki tanpa adanya ancaman ataupun gangguan dari berbagai pihak,” terang Arsal.

Senada dengan itu Dandim 0821/Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi, S.E mengatakan TNI menjamin berlangsungnya pemilihan umum yang jujur dan adil.

“Bersama Polres Lumajang, kami akan memastikan pesta demokrasi berjalan dengan baik dan sukses di wilayah Lumajang. Kami akan berdampingan dengan Polri agar pesta demokrasi rakyat bisa sukses tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Fauzi.

 

(Redaksi)

loading...