PB, Paris — Pengamat internasional, Hasmi Bakhtiar  menegaskan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak pernah menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Jokowi berdasar quick count.

“Gw dapat info dari Turky, Erdogan ga pernah mengakui kemenangan Jokowi. Semua kepala negara dunia termasuk Erdogan masih menunggu hasil resmi dan sangat paham apa yang sedang terjadi di Indonesia. Pak Jokowi, jangan pakai jabatan bapak sebagai presiden mengelabui publik!” ujar Hasmi di akun twitternya, Jum’at (19/4) malam.

Kata Hasmi klaim Jokowi yang menyebut Erdogan telah mengucapkan selamat atas kemenangannya adalah pembohongan publik.

“Jadi klaim pendukung Jokowi di media bahwa Erdogan telah mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi adalah bohong. Bapak Jokowi jangan lagi mempermalukan Indonesia di hadapan negara-negara lain. Anda akan dikenal sebagai pecundang dalam sejarah,” lanjut Hasmi.

“Untuk ini gw siap adu data dengan tim hoax Jokowi. Atau sekalian bertemu di Ankara untuk konfirmasi ke tim kepresidenan Turky. Sekali lagi gw tegasin, Erdogan tidak mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi,” kata alumni Al-Azhar Mesir itu.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Capres nomor 01 Jokowi mengatakan telah menerima ucapan selamat dari sejumlah petinggi negara atas terselenggaranya Pemilu 2019 di Indonesia.

“Tadi siang sampai sore kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong, dan juga Presiden Turki Erdogan dan juga 10 negara lainnya yang telah memberikan ucapan selamat atas suksesnya pesta demokrasi di negara kita,” ujar Jokowi Jum’at lalu (18/4).

 

(Redaksi)

loading...