PB, Makassar — Terjawab sudah siapa sesungguhnya pelaku pembunuhan sadis yang merenggut nyawa Rosalina Komalasari alias Ochaa (18).

Sebagaimana diketahui janda muda itu meninggal secara tragis dengan 27 tusukan benda tajam di dalam kamar 209 Hotel Benhill Jalan Toddopuli Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar pada Kamis lalu (11/4).

Tersangkanya adalah Indra Anugrah Saputra (20) yang saat ini mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara, Kota Makassar.

Setelah bekerja keras selama seminggu lamanya, aparat kepolisian dari Timsus Polda Sulawesi Selatan dan Jatanras Polrestabes Makassar pada Ahad dinihari (21/4) berhasil membekuk warga Jalan Nipa-Nipa, Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar itu.

Keterangan yang diperoleh oleh awak media pembawaberita.com diketahui bahwa tersangka Indra Anugrah Saputra ditangkap oleh sejumlah personel Jatanras Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung Kanit Jatanras Iptu Eka Bayu Budhiawan, S.IK di lokasi persembunyiannya sekitar Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Saat dilakukan penangkapan, aparat kepolisian terpaksa menghadiahi tersangka dengan enam butir timah panas untuk melumpuhkan yang bersangkutan.

Hal itu dilakukan karena tersangka melakukan perlawanan kepada Polisi dengan memegang senjata tajam, dan berusaha untuk melarikan diri.

Sebelum dilumpuhkan dengan berondongan peluru ke bagian kakinya, terlebih dahulu Polisi telah melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara namun tak dihiraukan oleh tersangka, hingga akhirnya empat butir peluru bersarang di bagian kaki kanannya, dan dua butir peluru mengena bagian kaki kirinya.

Usai dilumpuhkan, Polisi langsung melarikan tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah luka tembak di kedua kakinya ditangani oleh Dokter, tersangka kemudian digiring ke Mako Polrestabes Makassar guna menjalani pemeriksaan, dan penyidikan hukum lebih lanjut.

 

(Tommy/Jamal/Redaksi)

loading...